• Jumat, 29 Oktober 2021

Tajuk - Jangan Abaikan Tracing

Jumat, 13 Agustus 2021 - 02.17 WIB
34

Tajuk. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co - Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung ternyata belum berjalan secara maksimal. Selain capaian vaksinasi Covid-19 yang rendah, bahkan berada paling bawah secara nasional. 

Ternyata, tracing atau pemeriksaan orang-orang berpotensi terpapar Covid-19 juga masih rendah. Realisasi tracing yang dilakukan di 15 kabupaten/kota se-Lampung sangat jauh dari target yang ditetapkan.

Padahal, tracing sangat penting dilaksanakan untuk mendeteksi warga yang terpapar Covid-19, sehingga bisa dilakukan penanganan dan perawatan secara dini. 

Tracing yang rendah akan memicu terjadi peningkatan kasus Covid-19, karena mereka yang berpotensi terpapar Covid-19 bisa menularkan lebih luas kepada orang lain akibat tidak terdeteksi sejak awal.

Para ahli mengimbau pemerintah lebih cermat dalam pelacakan kontak atau contact tracing. Hal ini bertujuan agar para ahli dapat melacak penyebaran virus dan menekan angka kasus Covid-19. Pada kasus Covid-19, pelacakan kontak merupakan bagian yang cukup penting guna menekan penyebaran angka kasus Corona.

Umumnya, pelacakan kontak dimulai ketika seseorang didiagnosa positif terkena virus SARS-CoV-2. Metode ini juga dapat dilakukan pada kasus-kasus orang yang dicurigai, termasuk ketika seseorang mengalami gejala Covid-19, seperti demam dan sesak napas

Tenaga kesehatan atau relawan yang sudah terlatih akan mewawancarai orang tersebut via telepon. Hal ini bertujuan untuk membantu mereka mengingat kembali, siapa saja yang pernah berkontak langsung dengan mereka dan ke mana saja mereka pergi.

Keterbatasan pelacakan kontak demi menekan angka kasus Covid-19 bisa ditanggulangi lewat kontribusi aktif dari masyarakat. Pemerintah sudah seharusnya melibatkan komunitas atau kepala daerah memberitahu masyarakat bagaimana mengurangi risiko penularan virus.

Selain itu, contact tracing mungkin juga akan membuat masyarakat dipantau sehari-hari dan bersedia melaporkan gejala Covid-19 dengan segera. Masyarakat juga setidaknya bersedia untuk menjalani karantina setidak 14 hariatau isolasi ketika memperlihatkan gejala.

Dengan ikut berkontribusi dalam pelacakan kontak, diharapkan bisa ikut membantu mengendalikan penyebaran virus lokal. Kelompok orang yang berisiko pun lebih terlindungi dan pembatasan pergerakan, seperti tinggal di rumah pun dapat dilonggarkan. (*)