Realisasi Anggaran KTN di Metro Baru 49,31 persen
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro, Supriyadi. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,6 Miliar lebih untuk 22 Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) Se Bumi Sai Wawai. Anggaran tersebut per tanggal 26 Juli 2021 baru terserap sebanyak 49,31 persen.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro, Supriyadi menjelaskan, sesuai pagu dan anggaran kegiatan KTN pada Kelurahan di Kota Metro, Pemkot mengelontorkan anggaran sebesar Rp 75 Juta per kelurahan untuk memenuhi fasilitas serta penanganan covid-19, termasuk didalamnya untuk keperluan warga yang isolasi mandiri (Isoman) di rumah.
"Setiap kelurahan diberi anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp75 juta. Tujuannya, meningkatkan kinerja kelurahan dalam memperkuat satgas dan KTN. Selain itu ada juga untuk bantuan sembako kepada warga yang isoman," ujarnya melalui Plt. Kabid Anggaran BPKAD Kota Metro, Diah Widiyani, Minggu (8/8/2021).
Diah mengungkapkan, anggaran Penanganan Covid-19 di tiap kelurahan tersebut dialokasikan mulai April 2021 dan pengelolaannya serta penyerapannya langsung ditangani masing-masing kelurahan.
"Sejak bulan April sudah dialokasikan. Untuk keseluruhan dengan pagu Rp. 1.650.000.000 sementara yang terealisasi sebesar Rp 813.543.050 atau sebesar 49,31 persen. Itu untuk warga yang Isoman dapat bantuan sembako, dan paket sembako sekitar sepuluh sampai dua puluh paket saja, untuk jaga-jaga jika bantuan paket sembako dari Dinsos terlambat," jelasnya.
Meski belum terserap maksimal, namun pihaknya berharap kelurahan mampu memanfaatkan anggaran dengan baik serta menekan kasus terkonfirmasi Covid-19.
"Anggarannya masih kecil. Tapi mudah-mudahan mampu meningkatkan kinerja kelurahan dan peran KTN," tandasnya.
Dari data yang diterima Kupastuntas.co, Kelurahan Imopuro Kecamatan Metro Pusat menjadi kelurahan yang tertinggi dalam menyerap anggaran KTN, yaitu sebesar 68,50 persen dengan realisasi Rp 51.371.150.
Sementara, yang terendah ialah kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara dengan penyerapan sebesar 35,59 persen dan realisasi senilai Rp 26.695.450. (*)
Video KUPAS TV : VIDEO MUSIK REMIX DI ISLAMIC CENTER TUBABA TUAI PROTES
Berita Lainnya
-
Metro Kota Kecil, Dinamika Politiknya Tinggi
Sabtu, 09 Mei 2026 -
Sawah Diserang Tikus, BPP Metro Barat Sebut Faktor Lingkungan Jadi Penyebab Utama
Jumat, 08 Mei 2026 -
Diserang Tikus, Puluhan Hektare Sawah di Metro Barat Terancam Gagal Panen
Jumat, 08 Mei 2026 -
Dugaan Korupsi JIT Metro Menguak, Jaksa Periksa 34 Saksi dan Sita 99 Dokumen
Jumat, 08 Mei 2026








