Optimalkan Penanganan Pasien Covid-19, Pemkot Metro Akan Siapkan Dokter di Rumah Isolasi KTN
Walikota Metro Wahdi saat mengikuti rapat virtual bersama Gubernur Lampung di Guest House Rumdis setempat
Kupastuntas.co, Metro - Pemerintah Kota Metro akan mengoptimalkan penanganan pasien Covid-19. Bagi pasien yang tidak bergejala akan ditempatkan di rumah isolasi (RI) Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN).
Hal tersebut diutarakan Walikota Metro Wahdi saat mengikuti rapat Penangulangan Penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung dan Pelaksanaan PPKM Mikro Kabupaten/Kota secara virtual bersama Gubernur Lampung di Guest House Rumdis setempat, Jumat (06/08/2021).
"Jika ada yang positif tetapi tidak bergejala akan ditempatkan di rumah isolasi KTN. Sedangkan yang komorbit sedang/berat di isolasi di RS rujukan," ucapnya.
Untuk itu, Pemkot tengah menyiapkan seorang dokter dan perawat di rumah isolasi KTN tersebut. Pihaknya juga telah melakukan vaksinasi terhadap para dokter.
"Mengenai jumlah tenaga kesehatan terakhir kegiatan vaksin berjumlah 109 orang. Kami juga menyiapkan 1 dokter dan 1 perawat di tiap KTN," ujarnya.
Wahdi juga melaporkan situasi pandemi Covid-19 di Kota Metro. Dikatakannya, saat ini jumlah kasus konfirmasi berjumlah 2.005 kasus positif, dengan kematian 118 jiwa. Dalam kasus ini untuk orang yang ber KTP Metro sejumlah 38 persen.
Selain itu, mengenai pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasa Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pihaknya telah membentuk tim monitoring dan evaluasi (Monev) di setiap kelurahan dan kecamatan. Selain itu juga akan dilakukan deteksi dini bagi warga luar yang masuk ke Metro.
"Untuk PPKM kita akan terus mengevaluasi dengan membentuk tim monev kelurahan dan kecamatan. Kami juga melakukan pencegahan penambahan kasus seperti melakukan deteksi dini dengan penduduk yang masuk ke wilayah Metro," tutupnya.
Sementara, pasien yang terkonfirmasi Covid-19 per tanggal 6 Agustus 2021 bertambah 18 orang. Hingga kini tercatat jumlah pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19 mencapai 2.023 orang.
"Untuk penambahan pasien positif hari ini ada 18 orang. Sedangkan untuk pasien sembuh ada 16 orang. Dengan bertambahnya pasien sembuh menjadi 1.798 orang," terang Juru Bicara Satgas Covid-19 drg. Erla Andrianti, Jumat (6/8/2021).
Ia menjelaskan, untuk hari jumlah pasien Covid-19 kembali bertambah 18 orang. Dari jumlah tersebut 2 diantaranya meninggal dunia.
"Pasien meninggal P2022 berinisial ZA beruaiq 73 tahun warga Iringmulyo, Metro Timur. Pasien mengeluh demam, batuk, dan ada riwayat PPOK. Rapid antigen mandiri positif. Lalu isolasi mandiri. Namun kondisi pasien menurun, lalu pihak keluarga menghubungi tim puskesmas. Hasil pemeriksaan TD tak terbaca dan dinyatakan meninggal," jelasnya.
Selanjutnya, pasien meninggal lainnya P2023 berinisial HN berusia 51 tahun yang juga warga Iringmulyo, Metro Timur. Kronologi pasien dibawa ke UGD RSU A Yani dengan keluhan sesak dan batuk. Pasien memiliki riwayat DM (Deabetes Militus). "Dirapid antigen positif. Kondisi pasein menurun dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.
Kemudian, pasien lainnya dialami 2 dosen di dua perguruan tinggi di Kota Metro. Keduanya yakni P2014 usia 32 tahun dan P2015 usia 30 tahun warga Tejoagung, Metro Timur. Keduanya suami-istri. Suami Dosen Universitas Muhammadiyah Metro dan istri Dosen di IAIN Metro.
"Suami mengeluh demam dan lemas. Istri mengeluh demam dan hilang penciuman. Kemudian dirapid antigen positif dan saat ini isolasi mandiri," katanya.
Pasien lainnya dialami oleh P2016 berusia 33 tahun warga Hadimulyo Timur, Metro Pusat. Kronologis pasien merupakan pedagang dan membuka warung di rumahnya. Ia mengeluh batuk, pilek, dan hilang penciuman. Kemudian rapid antigen mandiri positif dan saat ini isolasi mandiri. (*)
Berita Lainnya
-
Metro Kota Kecil, Dinamika Politiknya Tinggi
Sabtu, 09 Mei 2026 -
Sawah Diserang Tikus, BPP Metro Barat Sebut Faktor Lingkungan Jadi Penyebab Utama
Jumat, 08 Mei 2026 -
Diserang Tikus, Puluhan Hektare Sawah di Metro Barat Terancam Gagal Panen
Jumat, 08 Mei 2026 -
Dugaan Korupsi JIT Metro Menguak, Jaksa Periksa 34 Saksi dan Sita 99 Dokumen
Jumat, 08 Mei 2026








