Erick Thohir: Kementerian BUMN Fokus Vaksinasi Gotong-royong
Menteri BUMN, Erick Thohir, saat meninjau kesiapan rumah sakit darurat, Minggu (8/8/2021). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, pihaknya mendukung percepatan vaksinasi yang ada di Provinsi Lampung melalui skema vaskinasi gotong-royong.
Hal tersebut disampaikan oleh Erick Thohir saat dimintai keterangan, usai meninjau rumah sakit darurat penanganan Covid-19 di Asrama Haji, Bandar Lampung, Minggu (8/8/2021).
"Kita fokus vaksinasi gotong-royong, seminggu yang lalu kami koordinasi dengan pak Gubernur dan konsisten untuk membahas beberapa hal. Pertama ketersediaan tempat tidur, mengenai jumlah oksigen yang bisa diperbantukan untuk Lampung dan vaksinasi gotong-royong," kata Erick, saat dimintai keterangan.
Ia melanjutkan, untuk dukungan percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung, Kementerian BUMN telah memiliki program yakni vaksinasi gotong-royong yang bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta perusahaan swasta.
"Hari ini akan diberikan list oleh pak Gubernur Arinal untuk perusahaan swasta yang ingin mendorong percepatan vaksinasi. Karena mereka hadir membantu pegawai, masyarakat sekitar yang membutuhkan vaksin. Kita percepatan tapi gotong-royong," lanjutnya.
Baca juga : RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Siap Digunakan
Sementara Wakil Ketua Umum Bidang Kesehatan Kadin Lampung, Heridian mengatakan, saat ini sebanyak 69 perusahaan dengan total karyawan mencapai 34.564 telah mengikuti vaksinasi gotong-royong.
"Para perusahaan ini bekerjasama dengan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang mereka tunjuk. Jadi vaksin dikirim oleh pemerintah langsung ke fasilitas kesehatan," terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana menambahkan, sejak Gubernur Lampung berkirim surat ke Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian, yang juga ditembuskan ke Menteri Perdagangan dan Kementerian BUMN, pengiriman vaksin ke Lampung mulai lancar.
"Namun tentu tidak bisa sekali banyak," ujar Reihana.
Sebelumnya Provinsi Lampung baru menerima 1,2 juta dosis vaksin Covid-19, namun saat ini mulai bertambah dan sudah mencapai hampir 1,4 juta dosis dari yang dibutuhkan sebanyak 14 juta dosis.
"Sekarang secara bertahap ada pertambahan. Ada juga link namanya smile kita harus rutin mengisi. Kalau kita lupa isi dilihat masih ada vaksin, sementara kita stok nya habis namun di smile masih belum 0, maka sulit diberikan oleh Kementerian," lanjutnya.
Hingga saat ini, dari target sasaran vaksinasi Covid-19 di Lampung sebanyak 6.645.226 orang, yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 640.780 atau 9.64 persen.
Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg. Widyawati, MKM, dikutip sehatnegeriku.kemkes.go.id, enis vaksin yang digunakan untuk vaksinasi gotong-royong individu hanya menggunakan vaksin merk Sinopharm, sementara vaksin program pemerintah menggunakan merek Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavak, termasuk juga vaksin Sinopharm hibah dan vaksin Moderna yang juga hibah dari COVAC Facility. (*)
Video KUPAS TV : PBB LAMPUNG BANTU PEMBANGUNAN PASTORAN GEREJA SANTO PETRUS
Berita Lainnya
-
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026 -
Pentas Islami XIX 2026 Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Ukhuwah dan Prestasi Pelajar Muslim Lampung
Jumat, 15 Mei 2026 -
Peduli Lansia, Srikandi PLN UID Lampung Berikan Bantuan Nutrisi hingga Pemeriksaan Kesehatan
Jumat, 15 Mei 2026








