UMKM Penengahan Lamsel Jajakan Produk di Tempat Vaksinasi
Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pendemi Covid-19 membuat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menjerit.
Berbagai cara pun dilakukan mereka supaya dapat terus bertahan menghadapi masa pandemi yang berdampak kesegala sektor ini.
Seperti halnya yang dilakukan UMKM di Kecamatan Penengahan Lamsel, mereka membentuk suatu forum yang digunakan untuk bekerja sama memasarkan produk-produk yang dihasilkan.
Dalam memasarkan produk, mereka pun memanfaatkan momentum pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat. Di momentum itu, mereka mempersilahkan masyarakat mencoba produk yang dihasilkan secara gratis.
Koordinator Forum UMKM kecamatan Penengahan, Haris Pratama mengatakan, produk yang saat ini ditawarkan dan dijadikan andalan oleh pelaku UMKM kecamatan Penengahan pun merupakan produk yang berkaitan dengan kesehatan dan makanan.
Produk yang ditawarkan diantaranya, wedang jahe gula aren, daun sungkai kering, ekstrak daun sungkai, kopi dano, gedang kriuk, dan jipang.
"Produk-produk ini merupakan hasil produksi sendiri tanpa menggunakan bahan pengawet atau bahan kimia lainnya," kata Haris, Jumat (6/8/2021).
Dia menambahkan, nantinya para pelaku UMKM akan terus berkeliling di lokasi-lokasi vaksinasi yang ada di Lamsel.
"Kalau kita bikin bazar kan lagi enggak bisa, jadi kita keliling di lokasi vaksinasi," ucapnya.
Sementara, Camat Penengahan, Erdiyansyah menambahkan, pihak kecamatan Penengahan akan selalu mendukung upaya yang dilakukan pelaku UMKM untuk dapat terus bertahan di masa pandemi.
"Di tengah pandemi ini kan UMKM terdampak ya, jadi kita minta UMKM untuk meningkatkan pasarnya. Alhamdulillah dengan adanya momentum vaksinasi mereka bisa berjualan, sudah ada 10 kali mereka melakukan jualan di sini," katanya. (*)
Video KUPAS TV : VIDEO MUSIK REMIX DI ISLAMIC CENTER TUBABA TUAI PROTES
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








