Menteri BUMN dan Menag Dijadwalkan Kunjungi Lampung, Cek Kesiapan RS Darurat Covid-19
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan akan mengunjungi Lampung pada, Minggu (8/8/2021) mendatang.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, kunjungan kedua Menteri tersebut dilakukan guna melihat kesiapan Asrama Haji Bandar Lampung yang akan digunakan sebagai rumah sakit darurat penanganan Covid-19.
"Minggu besok Insyaallah Menteri BUMN dan Menag akan berkunjung ke Lampung, pagi hari dan sore nya pulang. Kunjungannya melihat kesiapan rumah sakit darurat Asrama Haji," kata Arinal saat dimintai keterangan, Jum'at (6/8/2021).
Ia melanjutkan, lokasi Asrama Haji yang akan digunakan sebagai rumah sakit darurat ialah gedung Multazam yang memiliki 200 tempat tidur dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti televisi hingga AC.
"Rumah sakit darurat yang memanfaatkan Asrama Haji jumlah kamar 200 unit namun hasil kajian kurang lebih 130an yang bisa digunakan. Namun ini bisa dikembangkan karena Asrama Haji sangat luas," jelasnya.
Pada pertemuan tersebut, Gubernur mengaku jika dirinya akan menyampaikan beberapa poin dan usulan khusus kepada Menteri BUMN Erick Thohir terkait dengan distribusi vaksin ke Lampung yang masih minim.
"Untuk vaksin nanti akan langsung disampaikan. Berapa distribusi untuk Lampung. Sudah masuk berapa dan yang akan dipenuhi berapa lagi mengingat vaksin ini sangat penting," jelasnya.
Menurutnya, pemerintah Provinsi Lampung memiliki kewenangan untuk merelokasi vaksin yang akan didistribusikan kepada kabupaten/kota dengan mendahulukan daerah yang memiliki kasus konfirmasi positif Covid-19 tertinggi.
"Relokasi vaksin untuk kabupaten/kota bisa kita lakukan dengan pertimbangan kasus tinggi. Kasus konfirmasi kita saat ini ada diurutan 16 dari 34 provinsi. Ini bisa lebih bagus lagi harapnya," kata Arinal.
Ia mengatakan, vaksin Covid-19 di Provinsi Lampung lebih dahulu diprioritaskan kepada kelompok sasaran petugas pelayanan publik yang memiliki mobilitas tinggi dan sering bertemu dengan masyarakat.
"Vaksin ini untuk orang yang paling banyak bertemu dengan orang lain seperti Guru hingga Penyuluh Pertanian diluar mereka yang berhak. Karena saat ini yang penting adalah pakai masker dan vaksin insyaallah terhindar," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : DETIK DETIK PENANGKAPAN MAHASISWA BAWA PAKET GANJA
Berita Lainnya
-
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026 -
Pentas Islami XIX 2026 Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Ukhuwah dan Prestasi Pelajar Muslim Lampung
Jumat, 15 Mei 2026 -
Peduli Lansia, Srikandi PLN UID Lampung Berikan Bantuan Nutrisi hingga Pemeriksaan Kesehatan
Jumat, 15 Mei 2026








