Marsino, Pembuat Keranjang Warga Labuhan Maringgai Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Bantuan untuk pelaku usaha rumahan yang dikucurkan dari Pemerintah Pusat tidak menyasar pada pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM), hal tersebut disebabkan karena banyak pelaku usaha rumahan yang memiliki surat izin usaha.
Seperti yang dialami Marsino (69) warga Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, pelaku usaha rumahan perajin bambu tersebut sama sekali belum pernah menerima kucuran bantuan baik UMKM ataupun bantuan apapun.
"Tidak pernah menerima, saya juga tidak pernah tahu kalau ada bantuan, karena dari pihak desa atau kecamatan juga tidak pernah beri tahu," jelas Marsino.
Marsino mengaku sudah enam tahun membuat keranjang dari sulaman bambu, usaha tersebut menjadi sumber satu satu nya untuk keperluan sehari hari, jika dikalkulasi keuntungan yang didapat satu keranjang sebesar 10 ribu, rata rata dirinya sehari sanggup membuat 5 keranjang.
"Kalau dihitung untungnya 10 ribu per keranjang, udah dipotong modal beli bambu dan tenaga saya, modal sendiri belum pernah menerima modal dari pemerintah," terang Marsino.
Sementara itu, seorang pendamping usaha kecil rumahan Lampung Timur Vina,mengatakan bantuan dari pemerintah pusat untuk pelaku UMKM yang bulan sebelumnya saja belum terealisasi masih proses, untuk bulan berikutnya Vina mengaku belum mengetahui kapan terealisasi.
Lanjutnya, persoalan banyak pelaku UMKM yang tidak menerima bantuan kata Vina, yang menjadi alasan banyak pelaku usaha mikro yang tidak memiliki ijin usaha, sementara ijin usaha salah satu syarat untuk menerima bantuan tersebut, dan juga banyak nepotisme dimana yang didata kerabat dekat pamong desa atau keluarga pamong desa.
"Hal tersebut perlu ditelusuri oleh dinas terkait, seperti dinas koprasi dan dinas sosial, agar pelaku UMKM yang seharusnya layak bisa menerima bantuan, meski 1,2 juta tapi itu bisa untuk membantu modal," kata Vina. (*)
Berita Lainnya
-
Presiden Prabowo Kucurkan Rp839 Miliar Tangani Konflik Manusia dan Gajah di Way Kambas
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024



