Bayi Laki-Laki Terbungkus Jaket Ditemukan di Pinggir Jembatan Gedong Air
Bayi yang ditemukan warga di pinggir jembatan Way Awi, Jalan Kebersihan, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, Senin (2/8/2021) sekira pukul 05.00 WIB. Foto: Wulan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2.3 kilogram ditemukan warga di pinggir jembatan Way Awi, Jalan Kebersihan, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, Senin (2/8/2021) sekira pukul 05.00 WIB.
Salah satu saksi bernama Sahid (60) mengatakan, sekira pukul 05.00 WIB Ia mendengar suara seperti kucing, namun Ia abaikan.
"Itu saya habis dari salat, lama kelamaan kok suaranya bukan kayak kucing, saya lihat ke depan ternyata bayi. Bayi itu kedinginan," kata Sahid.
"Waktu ditemukan itu diselimuti jaket warna hitam, tali pusarnya masih menempel dan belum lepas, setelah itu saya panggil warga yang lain," lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanjung Karang Barat, Kompol David Jeckson Sianipar membenarkan atas penemuan bayi di wilayahnya tersebut.
"Warga yang mengetahui itu menghubungi anggota kepolisian, dan anggota segera mendatangi lokasi. Kemudian bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Gedung Air untuk diperiksa kesehatannya," kata Kompol David.
David mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait siapa yang melakukannya, pasalnya hal tersebut merupakan tindak pidana.
"Diperkirakan bayi itu lahir 3 jam sebelum dibuang, untuk selanjutkan bayi tersebut akan dirawat oleh seorang warga Kemiling bernama Andi," pungkasnya.
"Saya akan merawat sementara secara pribadi, alasannya karena saya sudah 6 tahun menikah dan belum punya anak," kata Andi.
Andi berharap, Ia agar dapat merawat bayi tersebut tidak hanya sementara namun selamanya.
"Untuk kapan bayi itu saya terima, saya ikut saja dengan izin pihak terkait. Tapi kalau saya jadi orang tua selamanya, saya senang," jelasnya.
Disinggung mengenai mengapa merawat hanya sementara, Andi menjelaskan, jika ada orang tua yang mengakui bayi tersebut dan ingin mengambil dapat mendatangi lokasi rumahnya.
"Kan jejak digital gak akan pernah hilang, jika suatu orang tuanya mau bertemu bisa datang ke rumah," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : NAKES MINTA UANG SWAB ANTIGEN DI BUS VIRAL
Berita Lainnya
-
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026 -
Pentas Islami XIX 2026 Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Ukhuwah dan Prestasi Pelajar Muslim Lampung
Jumat, 15 Mei 2026 -
Peduli Lansia, Srikandi PLN UID Lampung Berikan Bantuan Nutrisi hingga Pemeriksaan Kesehatan
Jumat, 15 Mei 2026








