• Senin, 27 September 2021

Stok Oksigen di RSUD KH. Muhammad Thohir Masih Aman

Kamis, 29 Juli 2021 - 13.52 WIB
21

Foto: Ist.

Pesisir Barat, Kupastuntas.co - Ketersediaan oksigen bagi pasien covid-19 di RSUD KH. Muhammad Thohir masih aman.

Hal tersebut di sampaikan oleh direktur utama (Dirut) RSUD KH. Muhammad Thohir dr. Eva Hadaniah melalui Kepala seksi pelayanan Eflina SKM.

"Untuk ketersediaan oksigen di RSUD KH. Muhammad Thohir saat ini masih ada 13 unit, lalu beberapa waktu lalu kita mengajukan ke dinas kesehatan untuk penambahan unit lalu di tambah 6 sehingga sampai sekarang ada 19 tabung yang ada di RSUD muhammad Thohir," ucap Eflina saat dimintai keterangan, Kamis, (29/07/2021).

Eflina menyampaikan pihaknya akan terus bergerak cepat apabila ada kekosongan terhadap tabung oksigen agar pasien yang membutuhkan bantuan oksigen bisa tetap terlayani dengan baik.

"Kita sudah antisipasi, jadi setiap ada tabung yang kosong langsung kita isi begitu terus sehingga stok oksigen kita selalu terpenuhi dan pasien yang terkonfirmasi covid-19 juga tidak kesulitan dalam mendapatkan oksigen," ucapnya.

Eflina mengatakan saat ini ada sebanyak 5 pasien covid-19 yang sedang menjalani perawatan di RSUD KH Muhammad Thohir dan keadaan mereka kini berangsur membaik.

"Saat ini ada 5 pasien terkonfirmasi covid-19 yang sedang di rawat di RSUD KH. Muhammad Thohir, pasien bergejala ringan hingga sedang dan kini keadaan mereka berangsur pulih," ucapnya.

Eflina menambahkan saat ini RSUD KH. Muhammad Thohir hanya bisa menyediakan sebanyak 10 ruang perawatan bagi pasien covid-19 yang di bagi atas 5 ruangan bagi pasien perempuan dan 5 ruangan nagi pasien laki-laki.

"Dari pihak RSUD KH. Muhammad Thohir siap menambahkan 5 ruang perawatan bagi pasien covjd-19 apabila terjadi lonjakan kasus khususnya di Pesisir Barat," kata dia.

Eflina mengungkapkan pasien yang ada di pesisir barat di dominasi oleh pasien dengan gejala ringan hingga sedang dan belum pernah ada yang mengalami gejala serius sehingga hanya di anjurkan untul menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Untuk pasien yang meninggal biasanya karena memang sebelumnya mengalami komorbid,  komorbid merupakan penyakit bawaan yang bisa memperburuk keadaan pasien yang terkonfirmasi covid-19," ucapnya.

Namun Eflina tetap mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi prokes, memakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan, karena Covid-19 ini bisa menular kepada siapa saja. (*)