• Senin, 27 September 2021

Kerja Cepat, Pemprov Atasi Masalah Dampak Pandemi Covid-19 di Lampung

Kamis, 29 Juli 2021 - 19.03 WIB
66

Kerja Cepat, Pemprov Atasi Masalah Dampak Pandemi Covid-19 di Lampung. Foto: ISt.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya menekan laju peningkatan penularan Covid-19, serta berusaha untuk menanggulangi dampak yang timbul akibat pandemi baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

Menyiapkan Rumah Sakit Darurat di Wisma Haji

Dari sisi kesehatan, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, telah menunjuk 36 rumah sakit yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung sebagai rujukan utama penanganan Covid-19 dan Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) sebagai rujukan pasien tanpa gejala.

Sebagai langkah antisipasi penuhnya rumah sakit rujukan, Gubernur Arinal juga telah menyiapkan rumah sakit darurat Covid-19 yang berlokasi di Wisma Haji Komplek Islamic Center, Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung, dengan kapasitas tempat tidur 200 unit.

Langkah tersebut juga mendapatkan dukungan dari Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC, dr. Fathema Djan Rachmat.

Ia mengaku jika Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menyiapkan fasilitas dan Asrama Haji dipastikan dapat digunakan dalam waktu dekat.

Kementerian BUMN akan menyiapkan ventilator sebanyak 20 unit dan High Flow Nasal Cannula (HFNC) sebanyak 30 unit yang akan digunakan untuk merawat pasien mulai dari gejala berat hingga gejala ringan.

"Kami akan membantu mulai dari merekrut para perawat, mengoperasikan rumah sakit, mendatangkan alat kedokteran, seperti ventilator dan lainnya untuk mendukung High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU) seperti ventilator invasif dan ventilator non invasif," kata dr. Fathema.

Rapat konsolidasi bersama Bupati dan Walikota

Demi memastikan berjalannya penanganan Covid-19, Gubernur Arinal melakukan rapat konsolidasi penanganan Covid-19 pada Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung bersama Forkopimda dan Bupati/Walikota.

Dalam rapat konsolidasi tersebut, para Bupati/Walikota menyampaikan hal terkait kekurangan pasokan liquid oksigen sebagai bahan baku oksigen medis dan juga ketersediaan vaksin.

Sehingga Bupati/Walikota sepakat untuk mendorong pemerintah pusat melalui Gubernur Arinal, untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

Dalam pemenuhan kebutuhan liquid oksigen, Gubernur Arinal melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan swasta guna memenuhi kebutuhan di berbagai rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan.

Bertempat di halaman Mahan Munyai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andul Moeloek, Kamis (28/7/2021), Gubernur Arinal menerima bantuan liquid oksigen dari PT Pusri dan Sinar Mas Group dengan jumlah 15.08 ton.


Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Tri Wahyudi Saleh mengatakan, liquid oksigen yang datang tersebut berasal dari PT OKI yang pengirimannya dilakukan pada kemarin dan difasilitasi armada oil tank oleh PT Pusri.

Pengiriman tersebut merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT OKI (Sinar Mas Group) dan  PT Pusri  untuk membantu penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung terutama dalam kaitan pasokan oksigen medis untuk keperluan pasien Covid-19.

Surati Presiden Minta Pengiriman Vaksin Ditambah

Demi mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, Gubernur Arinal mengirim surat permohonan kepada Presiden Joko Widodo agar dropping vaksin ke Provinsi Lampung dapat ditambah.

Sasaran vaksinasi di Lampung sebanyak 6.645.226 orang dan terdapat tambahan stok 10 persen, namun belum terdaftar. Sehingga Lampung memerlukan 14.619.497 dosis namun saat ini baru menerima 1,2 juta dosis.

Dari target sasaran tersebut tercatat baru 605.707 atau 9.11 persen masyarakat Lampung yang mendapatkan suntikan vaksinasi. Jumlah tersebut terbagi menjadi beberapa kelompok sasaran.

"Lampung merupakan gerbang Pulau Sumatera yang warganya harus dijaga selain disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Gubernur.

Bagikan Sembako Kepada Masyarakat yang Terdampak Pandemi Covid-19

Selain dari sisi kesehatan, Gubernur Arinal juga membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dari sisi perekonomian, dengan membagikan bantuan sosial (Bansos) sembako.

Pemberian bantuan sudah dilakukan sejak Selasa (27/7/2021) di beberapa titik lokasi yang akan diberikan secara bertahap di semua kabupaten/kota dengan target menyalurkan 1.200 paket sembako.

"Ini merupakan kepedulian dari pemerintah Provinsi Lampung terhadap masyarakat. Apalagi saat ini masih PPKM menyita waktu untuk aktivitas, sehingga juga berdampak pada perekonomian masyarakat," terangnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang menerima batuan diharapkan tidak melihat dari sisi nominal. Ia juga mengatakan jika pemerintah Provinsi Lampung berharap agar dapat memberikan bantuan secara berkelanjutan.

"Jika dari sisi jumlah atau nilai nya tidak seberapa tetapi kita harus memulai kebiasaan untuk berbuat untuk masyarakat. Karenanya ini merupakan langkah awal yang akan kita lakukan secara berkelanjutan kepada masyarakat," ujarnya.

Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan bantuan sembako yang diberikan oleh pemerintah Provinsi Lampung.

"Terimakasih Pak Gubernur, kami sudah dibantu. Semoga Bapak sehat dan murah rezeki," ucap salah seorang warga penerima bantuan di Kelurahan Jatimulyo. (*)


KUPAS TV : GUBERNUR LAMPUNG TERIMA BANTUAN 15 TON OKSIGEN UNTUK PASIEN COVID