Tingkatkan Pemulihan Ekonomi, Gubernur Arinal Dorong UMKM Ekspor ke Luar Negeri
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat melepas ekspor perdana produk PT Aneka Coklat Kakao ke Singapura. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menjajaki pasar ekspor guna meningkatkan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Arinal saat pelepasan ekspor pertama produk PT Aneka Coklat Kakao ke Singapura yang berlangsung di Jalan Ikan Mas, Bumi Waras Bandar Lampung, Sabtu (24/7/2021).
"Sebagaimana arahan Presiden terkait dengan perdagangan luar negeri untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional antara lain dengan mendorong UMKM untuk melakukan ekspor dan pengembangan perdagangan digital untuk pasar ekspor," kata Arinal.
Menurut Arinal, industri pengolahan kakao akan memberikan nilai tambah terhadap komoditas tersebut yang tentunya akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja serta mampu menyerap hasil petani kakao yang ada di Lampung.
"Terutama produk kualitas premium sehingga memiliki nilai tambah jika dibandingkan dengan ekspor yang masih dalam bentuk bahan baku. Selain itu juga mampu menyerap hasil petani coklat yang ada di Kabupaten Tanggamus dan Pesisir Barat," lanjutnya.
Menurutnya, jika melihat kinerja ekspor Provinsi Lampung pada bulan Januari-Mei 2021 sebesar 1,61 miliar dolar terjadi peningkatan sebesar 46,25 persen dibandingkan dengan kinerja Januari-Mei 2021 yang sebesar 1,1 miliar dolar.
"Seiring dengan meningkatnya ekspor pada periode Januari sampai dengan Mei 2021 nilai impor Provinsi Lampung sebesar 1,1 miliar dolar mengalami peningkatan sebesar 80,75 persen jika dibandingkan dengan periode Januari-Mei 2020 yang mencapai 0,51 miliar dolar," ujarnya.
Karenanya, Arinal mendukung dan mengapresiasi bisnis yang dijalankan oleh PT Aneka Coklat yang merupakan eksportir aneka produk olahan coklat di Provinsi Lampung.
Sementara, Kepala Kantor Wilayah (KPw) Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan mengatakan, di masa pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
"Untuk itu bapak Presiden meminta untuk mempercepat vaksinasi secara menerepakan protokol kesehatan secara ketat," katanya.
Selain itu juga ada lima kebijakan sektor prioritas seperti pertanian, percepatan fiskal secara luas, kebijakan moneter yang akomodatif, pemberdayaan UMKM dan digitalisasi.
Ia juga mengatkan, ekspos perdana ke Singapura ini melalui pelabuhan Panjang dengan jumlah penduduk mencapai 10.400 unit dengan nilai mencapai Rp200 juta. (*)
Video KUPAS TV : RATUSAN POLISI DAN TNI GELAR PATROLI BESAR BESARAN
Berita Lainnya
-
Empat Calon Ketua Apindo Lampung Ambil Berkas Pendaftaran
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Pemprov Matangkan Peluncuran Lampung In Versi 2
Jumat, 19 Juni 2026








