• Senin, 27 September 2021

PT PLN Dukung Kegiatan Literasi dan Kelurahan Layak Anak

Sabtu, 24 Juli 2021 - 09.06 WIB
42

PT PLN Dukung Kegiatan Literasi dan Kelurahan Layak Anak. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran anak Indonesia yang diselenggarakan secara jarak jauh (Daring).

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan, momentum Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 ini, kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa terhadap pemenuhan hak-hak anak menjadi prasyarat penting pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

"PLN berkomitmen berperan aktif dengan memberikan akses listrik yang handal dan berkeadilan. Terutama saat masa pandemi Covid-19 ini, listrik menjadi unsur penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan," kata Agung, Jumat (23/7/2021).

Komitmen PLN itu sejalan dengan peringatan HAN tahun 2021 yang mengambil tema 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju', dengan slogan #AnakPedulidiMasaPandemi.

Sejak pandemi Covid-19 melanda, PLN telah aktif membantu anak Indonesia memberikan keandalan layanan listrik untuk pembelajaran Daring, maupun lewat berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Melalui aksi TJSL PLN Peduli, berbagai aksi untuk mendukung pertumbuhan anak Indonesia pun dilakukan. Di antaranya mendukung giat literasi dan Kelurahan Layak Anak. Dampak kegiatan TJSL PLN ini dirasakan dan diapresiasi oleh Tajuddin, tokoh masyarakat di Kelurahan Krukut, Depok, Jawa Barat.

"Alhamdulillah PLN Peduli telah memberikan bantuan kepada warga dalam kegiatan rumah belajar, sekaligus perpustakaan. Ini membantu program pemerintah Kelurahan Layak Anak yang digalakkan Pemkot Depok," lanjutnya.

"Insya Allah kedepan dapat bekerjasama dengan PLN Peduli terkait cara warga khususnya anak-anak di tengah pandemi Covid-19 dapat belajar aktif dengan apa yang telah disiapkan oleh PLN," timpalnya.

Program TJSL PLN juga dirasakan oleh Anissa Maharani Nasra, pendiri Kalise (Kampung Literasi Selamat) di Kelurahan Sungai Jawi, Pontianak, Kalimantan Barat.

Anissa mengungkapkan, PLN telah ikut membina warga dan anak-anak yang ada di Kalise dalam memahami enam cakupan literasi dasar hingga pelatihan ekonomi kreatif untuk menambah pendapatan masyarakat.

Selain akses listrik, para siswa juga dibantu dengan akses internet gratis dari anak perusahaan PLN. Pihaknya berterima kasih kepada pihak PLN yang telah membantu anak-anak dan warga di Kalise untuk meningkatkan minat baca hingga aspek lain seperti mencintai kebudayaan dan adat istiadat sendiri.

"Bantuan WiFi gratis Icon+ untuk adik-adik di Kalise memudahkan dan menambah motivasi mereka saat belajar di tengah pandemi," kata Anissa.

Manfaat yang sama pun turut dirasakan oleh anak-anak Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Hal ini juga diakui oleh Nur Hafizah Putri Nusantoro, siswi SD Islam As-Shofa Pekanbaru, Riau.

Hafizah merasa bersyukur, di tengah pandemi yang mengharuskan aktivitas serba online, PLN hadir memberikan ketersediaan listrik yang andal.

"Karena pandemi semua aktivitas dilakukan secara Daring, mulai dari belajar, mengaji, bahkan lomba pun juga online. Saya bersyukur karena PLN tetap menjaga keandalan listrik, belajar pun nyaman dan tetap bisa berprestasi," ungkap Hafizah.

Aulia Ikhsatunissa, Siswa SD Hafizh Al-Qurbah Parepare Sulawesi Selatan juga merasakan hal yang sama.

"Terima kasih PLN setiap hari kasih nyala lampuku. Jadi setiap hari bisa terus belajar supaya tercapai cita-cita menjadi hafizh Qur'an," kata Aulia.

Tak hanya itu, stimulus keringanan tagihan listrik dari pemerintah yang disalurkan PLN juga turut membantu pembelajaran daring siswa SMA di Nusa Tenggara Timur.

Manfaat ini dirasakan oleh Jason Dali, siswa SMA Kristen Citra Bangsa. (Rls)


Video KUPAS TV : DULU DIBAYAR 50 RIBU, SEKARANG FOLLOWERS JUTAAN! (PART 1)