Kabar Duka, Mantan Kasat Pol-PP Metro Meninggal Akibat Covid-19
Upacara pelepasan jenazah H. Juri yang dipimpin Walikota Metro, Wahdi, di pelataran RSUD Ahmad Yani Metro, Sabtu (24/7/2021). Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Metro Drs. H. Juri, M.M dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Metro akibat terpapar Covid-19.
Dari informasi yang dihimpun kupastuntas.co, jenazah almarhum H. Juri masuk IGD RSUD Ahmad Yani Metro pada Kamis, 22 Juli 2021. Ia dikabarkan meninggal dunia pada hari Sabtu (24/7/2021) sekira jam 06.15 WIB.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menjelaskan, rekam jejak birokrasi almarhum H. Juri di Metro mulai dari jabatan Camat Metro Barat.
"Beliau pernah menjadi camat Metro Barat, pernah menjadi Kasat Pol-PP kemudian posisinya beliau ada di BKKBN sebagai fungsional," ujar Bangkit.
Bangkit juga menyampaikan, almarhum H. Juri dinyatakan meninggal dunia akibat positif Covid-19 dengan penyakit penyerta diabetes melitus.
"Iya benar, Beliau meninggal akibat Covid-19. Jadi penjelasan dari direktur rumah sakit tadi dua hari yang lalu masuk ke IGD, dengan kondisi yang sudah kritis dan dilakukan tindakan di isolasi. Hari ini hari sabtu jam 06.15 WIB pagi tadi meninggal dunia. Informasi dari perawat, beliau komorbid kencing manis diabetes," tandasnya.
Untuk diketahui, Jasad almarhum dibawa ambulans dengan pengawalan petugas Kepolisian menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat. Proses pemakamannya pun menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.
Dari pantauan Kupastuntas.co, Walikota Metro, Wahdi, terlihat memimpin upacara pelepasan jenazah almarhum H. Juri di pelataran RSUD Ahmad Yani.
Terlihat, peti Jenazah diangkut menggunakan mobil ambulans Public Safety Center (PSC) berplat nomor polisi BE 2129 FZ milik fasilitas kesehatan Kota setempat.
Ironisnya, saat kupastuntas.co mencoba mengkonfirmasi perihal penanganan perawatan H. Juri, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur UPTD RSUD Ahmad Yani, dr. Hartawan enggan berkomentar.
Ia justru mengaku stres lantaran baru sebulan menjabat dibebankan dengan angka kasus Covid-19 di Metro yang terus meningkat.
"Termasuk masalah oksigen dan lain-lain. Terus terang saya lagi stres," singkatnya, Sabtu (24/7/2021).
Sementara Sekretaris Pol-PP Kota Metro, Jose Sarmento mengisahkan, Almarhum H. Juri dikenal memiliki dedikasi yang tinggi selama menjabat Kasat Pol-PP.
"Beliau menjabat selama dua tahun di Pol-PP, dari tahun 2013 sampai tahun 2015. Beliau jadi panutan kami, kinerja beliau menjadi tauladan bagi kami. Selama kepemimpinannya, beliau adalah salah satu sosok yang kami hargai dan kami segani. Karena beliau sosok yang disiplin yang mengayomi kami," kata Jose.
Dirinya juga berharap, masyarakat dapat mengikuti anjuran pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan masyarakat secara umum, bahwa kita wajib menjaga kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : PEMKOT BANDAR LAMPUNG SALURKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK WARGA YANG ISOMAN
Berita Lainnya
-
May Day 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Metro Buka Posko Konsultasi Hukum Gratis
Jumat, 01 Mei 2026 -
Rekomendasi DPRD Menguat, Pengamat Minta Dewan Kunci Pemkot dengan Matriks dan Deadline
Jumat, 01 Mei 2026 -
Efril Hadi Tegaskan Rekomendasi LKPJ 2025 Wajib Ditindaklanjuti, DPRD Metro Siapkan Langkah Tegas
Jumat, 01 Mei 2026 -
DPRD Bongkar 21 Masalah Serius Pemkot Metro, Warning untuk Walikota
Kamis, 30 April 2026








