Gugus Tugas Kota Metro Tutup Lapo Tuak Berkedok Angkringan
Petugas operasi PPKM Mikro Diperketat saat menemukan Lapo Tuak berkedok angkringan. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro menemukan angkringan yang menjual minuman keras. Akibatnya, petugas memberikan sanksi tegas berupa dicabutnya izin usaha angkringan tersebut pada Minggu (18/7/2021).
Kepala Satpol-PP Kota Metro, Imron, melalui Kabid Penegak Perda, Yoseph Nenotaek mengatakan, pada operasi yustisi hari ketujuh tim yang melakukan pergerakan ke wilayah Metro Barat dan mendapati satu angkringan yang menjual minuman keras jenis tuak.
"Angkringan yang berlokasi di lapangan Mulyojati Metro Barat ada yang menjual tuak. Sesuai dengan Perda nomor 3 tahun 2008 itu di larang, apalagi kita juga ada Perda nomor 9 tahun 2017 tentang ketentraman dan keindahan. Itu sangat di larang," ujar Yoseph, saat dikonfirmasi, Senin (19/7/2021).
Dia menjelaskan, karena yang bersangkutan berjualan di tempat umum yang juga merupakan tempat untuk olahraga maka akan diberikan sanksi tegas berupa pencabutan izin usaha.
"Besok kami akan koordinasi dengan pak Camat dan pak Lurah untuk mencabut atau tidak membolehkan untuk berjualan lagi di situ. Karena tadi pemilik asli nya melarikan diri dan yang tersisa hanya anak buahnya saja, apalagi di situ merupakan fasilitas umum. Tidak boleh di salah gunakan untuk berjualan minuman keras," ujarnya.
Dalam operasi yustisi ini tim gugus tugas mengamankan miras jenis tuak sekitar 10 liter dan satu unit dirigen yang di duga untuk tempat tuak tersebut.
Sementara untuk pemilik angkringan tersebut belum dikenakan denda, masih diingatkan dulu dan berikan tiga surat teguran. Namun karena itu fasilitas umum jadi tidak ada toleransi lagi.
"Pokoknya mereka tidak boleh lagi untuk berjualan di situ," ujarnya. (*)
Video KUPAS TV : PENYEBAR VIDEO HOAX KERUSUHAN PASAR METRO TERNYATA GURU
Berita Lainnya
-
Dugaan Bullying Siswa di Metro Viral, SMAN 4 Bantah Lakukan Pembiaran
Selasa, 19 Mei 2026 -
Kisruh GMNI Metro Memanas, DPK Unila Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub
Selasa, 19 Mei 2026 -
Penerimaan PBB-P2 Metro Baru 12,9 Persen, Wakil Wali Kota Sebut Alarm Fiskal Daerah
Selasa, 19 Mei 2026 -
GMNI Versi Konfercablub Klaim Menang Mutlak, Tegaskan Forum Sah Secara Organisasi
Senin, 18 Mei 2026








