Hujan Deras, Dua Rumah di Jalan Protokol Kota Kalianda Terendam Banjir Hingga 1 Meter
2 rumah di pinggir jalan Kolonel Makmun Rasyid, kelurahan Way Urang, kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) terendam banjir, Selasa (13/07/2021).
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan 2 rumah di pinggir jalan Kolonel Makmun Rasyid, kelurahan Way Urang, kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) terendam banjir, Selasa (13/07/2021).
Hujan deras yang melanda selama kurang lebih satu jam itu mengakibatkan banjir setinggi kurang lebih 1 meter. Karena tidak ada saluran drainase, pemilik rumah dengan dibantu warga sekitar pun menyedot air dengan mesin pompa air yang biasa digunakan disawah.
Anggota keluarga pemilik rumah yang terendam Saiful mengatakan, banjir itu terjadi karena aliran air hujan yang turun dari arah jalan protokol kota Kalianda.
"Jadi ini airnya dari atas, enggak ada saluran air didepan ini juga jadinya ya terendam," katanya.
Dia mengatakan, proses penyedotan air yang merendam melebihi lutut orang dewasa itu sudah memakan waktu 2 jam dan belum juga habis.
"Abis ujan tadi langsung nyedot kita make pompa air, sudah lama kita nyedotnya tapi belum habis-habis juga airnya," katanya.
Wawan, warga sekitar menambahkan, besarnya aliran air yang turun dari jalan protokol tersebut disebabkan tersumbatnya pembuangan air dari jalan ke saluran drainase.
"Karena jalan ini tinggi, jadi air itu selalu turun kebawah. Nah disana itu ada gorong-gorong tapi ketutup jadi airnya kesini semua," tuturnya.
Dia mengungkapkan, tiap kali datang hujan deras, maka rumah yang berada lebih rendah dari jalan protokol itu pasti akan terendam sehingga diperlukan mesin pompa air untuk menyedot.
"1 meter lah tingginya air tadi. Kalau didepan sini enggak ada gorong-gorongnya, adanya diujung sana tapi tersumbat," jelasnya. (*)
Video KUPAS TV : BAKSO SONY ‘ANGKAT KAKI’, PEMKOT SEBUT TAK KOOPERATIF
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








