Survive di Tengah Pandemi, Ibu-ibu di Lamtim Olah Cumi Jadi Kerupuk
Ibu-ibu sedang melakukan pengemasan kerupuk cumi di rumah industri Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai. Foto: Agus/Kupastunats.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Ibu-ibu di pesisir Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai mengolah cumi menjadi kerupuk sebagai usaha rumahan di tengah pandemi Covid-19.
Kepala Desa Margasari, Wahyu mengatakan, dirinya membina sejumlah ibu-ibu untuk terus produktif selama dua bulan terakhir.
"Ibu-ibu di sini diberikan fasilitas berupa rumah produksi dan peralatan lengkap untuk mengolah kerupuk berbahan dasar cumi," kata Wahyu.
Wahyu mengatakan, kerupuk cumi tersebut dikemas dalam ukuran 60 gram dengan harga 10 ribu. Cara pemasarannya melalui media sosial, sebab, selain tidak memerlukan modal untuk membuat toko, pemasaran tersebut lebih efisien.
"Bahkan sudah ada pembeli dari Bandar Lampung," lanjutnya.
Sementara itu, Marni salah satu pekerja mengaku, dirinya mulai beraktifitas sejak pukul 09.00-16.30 WIB dengan upah Rp50 ribu.
"Ada juga yang bagian pemasaran, mengantarkan ke warung-warung yang sudah berlangganan. Kalau yang masarin mendapat upah dari barang yang terjual," pungkasnyas. (*)
Video KUPAS TV : LIMA CABANG BAKSO SONY SE BANDAR LAMPUNG DISEGEL!
Berita Lainnya
-
Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Selasa, 12 Mei 2026 -
Musim Tanam Gadu 2026, Lampung Timur Targetkan Produksi Gabah 138 Ribu Ton
Selasa, 12 Mei 2026 -
Video Penggerebekan Viral, Diduga Pelaku Penembakan Polisi Berhasil Ditangkap
Senin, 11 Mei 2026 -
Sidak DPRD Lamtim Temukan Masalah IPAL dan Bau Menyengat di Dapur SPPG Balekencono 002
Sabtu, 09 Mei 2026








