Usaha Budidaya Ikan Cupang di Mesuji Terkendala Cuaca
Salah satu pelaku usaha budidaya Ikan Cupang di Mesuji, Basir (32). Foto: Komang/Kupastuntas.co
Mesuji, Kupastuntas.co - Pelaku usaha budidaya Ikan Cupang terkendala cuaca. Perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau, berpengaruh terhadap budidaya Ikan Cupang.
Salah satu pelaku usaha budidaya Ikan Cupang yaitu Basir (32) yang tinggal Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya pernah mendapatkan pelatihan dan pendampingan selama setahun dari Dinas Perikanan Mesuji.
Menurut Basir usaha budidaya ikan hias, seperti Ikan Cupang di Kabupaten Mesuji sangat potensial, karena peminatnya banyak. Bahkan sering dilakukan perlombaan Ikan Cupang.
Namun saat ini rata-rata pelaku usaha budidaya Ikan Cupang vakum dan berhenti karena kehabisan stok. Stok bibit milik pelaku usaha budidaya Ikan Cupang telah habis, yang masih hanya indukan. Salah satu penyebabnya adalah cuaca.
Ia mengatakan saat ini belum ada lagi pelatihan terkait budidaya ikan Cupang dari dinas perikanan Kabupaten Mesuji.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mesuji, Ripriyanto menuturkan memang benar pihak dari Dinas Perikanan pernah melakukan pelatihan dan pendampingan terkait budidaya Ikan Cupang selama setahun.
Ia menuturkan pelaku usaha Budidaya Ikan Cupang setelah diberikan pelatihan dan pendampingan diharapkan mampu menjalankan usahanya secara berkelanjutan.
"Pelaku usaha budidaya Ikan Cupang yang kita berikan pelatihan dan binaan setelah mereka mampu melakukan budidaya, maka kita lepaskan agar mereka menjalankan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan," ujar Ripriyanto. (*)
Berita Lainnya
-
Warga Desa Wiralaga Mesuji Ditembak Tetangga Sendiri, Polisi Buru Pelaku
Kamis, 12 Februari 2026 -
Dikira Air Mineral, Petani di Mesuji Tak Sadarkan Diri Usai Minum Obat Rumput
Rabu, 11 Februari 2026 -
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 TNI AU Uji Coba Pendaratan di Tol Mesuji
Rabu, 11 Februari 2026 -
Konten Kreator di Lampung Diperkosa 2 Pemuda, iPhone dan Motor Dirampas
Senin, 09 Februari 2026









