750 Hektar Hutan TNWK Terbakar Dalam Enam Bulan
Foto: Ist.
Lampung Timur, Kupastuntas.co - Selama enam bulan terakhir 750 hektar hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terbakar, namun pelaku pembakaran satu pun belum ada yang tertangkap. Ironisnya, setiap musim kemarau kebakaran hutan Way Kambas selalu terjadi.
Kepala Balai TNWK, Amri, melalui Humas Sukatmoko mengatakan, titik lokasi yang terjadi kebakaran yaitu di wilayah Seksi I, resort Way Kanan, Rawa Bunder, Susukan Baru, 400 hektare dan Seksi II, resort Rantau Jaya, Umbul Salam, Toto Projo, 350 hektar
"Kami akui kebakaran hutan dipastikan unsur kesengajaan oleh orang yang tidak bertanggungjawab, namun kami belum mengungkap pelaku pembakar hutan," kata Sukatmoko.
Dipastikan pembakaran dilakukan demi mempermudah pelaku pemburu untuk menangkap buruannya, yakni Menjangan atau rusa.
Sebab yang selalu terbakar lokasi hamparan alang alang, dimana tempat tersebut disukai Menjangan, karena paska terbakar akan tumbuh alang alang muda.
"Tahun tahun sebelumnya, kami pernah menangkap pelaku pemburu dan hasil penyidikan mereka (pelaku) membakar semak alang Alang untuk memancing rusa dan Menjangan," terang Sukatmoko.
Pihak Balai TNWK mengakui, patroli selalu dilakukan, bahkan tindakan preventif bersama masyarakat juga di lakukan. Namun peristiwa kebakaran masih selalu muncul di musim kemarau.
"Tidak dipungkiri untuk masuk hutan Way Kambas tidak terlalu sulit, karena banyak jalur tikus melalui desa desa penyangga," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : MOBIL SEDAN MILIK ANGGOTA TNI AD LUDES TERBAKAR!
https://www.youtube.com/watch?v=WWcwKtJyJMs
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="embed-responsive-item"src="//www.youtube.com/embed/WWcwKtJyJMs?rel=0&autoplay=1"frameborder="0"allowfullscreen=""></iframe></div>
Berita Lainnya
-
Diduga Alami Gangguan Kesehatan, Sopir Truk Meninggal usai Kendaraan Terbalik di Rawa Lamtim
Selasa, 24 Februari 2026 -
Sudah Bayar 1,3 Juta, Keluarga Kecewa Ambulans RS Ahmad Yani Metro Mogok Saat Antar Jenazah
Senin, 23 Februari 2026 -
Bupati Lamtim Minta Tak Ada Sekat Sosial, RSUD Sukadana Terima Alat Jantung Cap LAP dari Kemenkes
Jumat, 20 Februari 2026 -
Pemkab Lamtim Tutup Dua Tempat Karaoke Tak Berizin
Rabu, 18 Februari 2026









