• Kamis, 24 Juni 2021

Material Bangunan 'Proyek Siluman' Tutupi Jalan di Metro Selatan

Jumat, 11 Juni 2021 - 16.08 WIB
424

Jalan Wanabakti 4 yang tertutup total oleh material bangunan. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Tertutupnya akses lalulintas di Jalan Wanabakti 4, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan akibat tumpukan material bangunan dikeluhkan warga dan pengendara.

Pasalnya, material bangunan yang diduga akan digunakan untuk proyek pembangunan drainase tanpa papan informasi tersebut menutup total jalanan alias siluman tersebut menutup total jalanan.

Dari pantauan Kupastuntas.co, pada Jumat sekira pukul 13.30 WIB, Jalan Wanabakti 4 sepanjang kurang lebih 100 Meter dipenuhi material bangunan seperti pasir dan batu belah.

Di bahu jalan terdapat galian drainase kurang lebih 50 centimeter dengan lebar 80 centimeter dan panjang sekitar 100 meter. Di sepanjang lokasi pembangunan tersebut juga tidak ditemukan pekerja maupun papan informasi.

Jalan alternatif penghubung menuju jalan utama, Jalan Budi Utomo dan Jalan Adipati Raya tersebut kini tak dapat dilewati akibat material itu terkesan asal taruh.

Salah seorang warga sekitar mengaku tidak mengetahui pasti proyek tersebut. Ia hanya mengetahui, material itu telah tiga hari tertumpuk menutup jalanan.

"Saya kurang tahu, kayaknya untuk siring ini soalnya ini sudah digali. Kalau batu sama pasir ini kira-kira sudah tiga harian, kalau menggali siringnya sudah semingguan," kata warga yang minta identitasnya tak disebutkan.

Ia juga mengaku terganggu atas tumpukan material yang menutup jalanan tersebut. Ia berharap, pemilik pekerjaan dapat menggeser material sehingga tidak menggangu lalulintas jalan.

"Sangat terganggu, seharusnya ini kan diletakan di pinggir, kenapa di tengah gini. Minimal motor bisa lewat lah, kalau kaya gini saya mau ke jalan besar harus muter dulu lewat jalan Wanabakti 3," ucapnya.

Sementara itu, Bambang salah seorang warga Mulyojati,  Metro Barat yang kerap melintasi jalan alternatif tersebut mengaku terkejut saat pertama kali melintas dan melihat jalanan telah tertutup.

"Saya baru kemarin sore lewat, kan biasanya memang lewat sini karena lebih dekat. Kaget pas mau lewat sudah ketutup gini jalanannya," katanya.

"Harapannya, mudah-mudahan pemerintah lihat ini dan tegur kalo ini punya proyeknya, supaya tidak asal-asalan ditaruh begini, apalagi di depan jalan besar sana gak ada informasi kalo jalan ditutup, kan kasian yang lewat kalau mau muter," pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : REMAJA TENGGELAM DI PANTAI KETANG LAMPUNG SELATAN