• Kamis, 24 Juni 2021

Gubernur Sumbar Belajar Pengembangan Budidaya Udang di Lampung

Jumat, 11 Juni 2021 - 14.56 WIB
35

Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah berserta rombongan saat berada di Mahan Agung rumah dinas Gubernur Lampung. Foto: Ist.

Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah berserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung. Kunjungan kerja pertama kali tersebut bertujuan untuk belajar budidaya udang yang dinilai sukses. 

Rencana studi budidaya udang tersebut direncakan digelar selama dua hari yang akan mengunjungi peternakan sapi PT. Juang Jaya Abdi Alam dan tambak udang Desa Way Urang di Lampung Selatan dan tambak udang modern di Tanggamus.

"Kita mau belajar banyak karena Lampung ini sukses dalam perikanan. Lampung juga mampu mencukupi kebutuhan internasional," ujarnya saat memberikan keterangan di Mahan Agung rumah dinas Gubernur Lampung, Jum'at (11/6/2021).

Mahyeldi menilai selain udang, banyak komoditas di Lampung yang juga sudah maju dan berkembang seperti singkong, sapi, pisang, dan jagung. Hal tersebut diharapkan dapat dikembangkan di Sumatera Barat.  

"Dengan banyak hal positif di Lampung dan sudah lama berkembang, kami memilih Lampung didalam mendapatkan berbagai pengalaman. Termasuk dengan udang kita baru mulai bahkan belum tertuang dalam RTRW tentang tambak udang," katanya. 

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, jika keputusan Provinsi Sumatera Barat menjadikan Provinsi Lampung sebagai tujuan benchmarking sangatlah tepat. 

Karena menurutnya, Lampung merupakan penghasil komoditas unggulan ditingkat nasional bahkan dunia salah satunya ialah udang. 

 "Ketika dalam posisi situasi sulit karena Covid-19 yang berdampak pada ekonomi, namun Lampung tetap dalam posisi aman. Termasuk dalam pemenuhan kebutuhan DKI Jakarta," ujar Gubernur Arinal. 

Terkait budidaya tambak udang, Arinal mengatakan bahwa ekspor produk perikanan Provinsi Lampung pada Tahun 2020 sebesar 17.487,8 ton atau senilai 2,305 triliun. Dimana 85,26 persen dari komoditas ekspor tersebut adalah udang. 

"Dengan volume ekspor udang sebesar 14.910,9 ton, dengan Negara tujuan Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa," katanya. 

Arinal menyebutkan berdasarkan perbandingan volume ekspor perikanan Provinsi Lampung triwulan 1 Tahun 2020 dengan Triwulan I Tahun 2021 mengalami peningkatan volume ekspor sebesar 4,7 persen. 

"Hal ini menjadi catatan bahwa komoditas perikanan menjadi kegiatan usaha yang menjanjikan dan cenderung stabil dalam situasi pandemi," tutupnya. (*)

Video KUPAS TV : PIMPINAN OMBUDSMAN PUSAT SIDAK RSUD BOB BAZAR LAMSEL