• Kamis, 24 Juni 2021

Kunjungi IPC Panjang, Komisi VI DPR RI: Komoditas Ekspor di Lampung Lebihi Impor

Kamis, 10 Juni 2021 - 20.28 WIB
32

Kunjungan kerja spesifik Komisi VI DPR RI, ke PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang, Kamis (10/6/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Bandar Lampung, Kupastuntas.co - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VI DPR RI, yang dipimpin oleh Bapak Mohamad Heikal bersama delapan anggota Komisi VI lainnya, Kamis (10/6/2021).

Wakil Ketua Komisi VI, Muhammad Haikal menyebutkan, kunjungan kerja spesifik kali ini untuk melihat IPC panjang bagaimana perkembangan dan situasi di pandemi Covid-19.

"Memang alhamdulillah penurunan kegiatan ekonominya tidak banyak. Tapi justru kita menangkap bahwa di Lampung ini komoditas ekspornya melebihi komoditas impor yang masuk. Nah ini menjadi suatu yang membanggakan," kata Haikal.

Namun disisi lain terangnya, proses memuatnya itu jauh lebih sedikit daripada membongkar. Artinya kebutuhan masyarakat Lampung lebih banyak masuk daripada daerah lain.

"Artinya ekonomi ini masih digerakan oleh masyarakat menengah atas sementara masyarakat uang menengah bawahnya ini harus dibangkitkan," ujarnya.

Dengan demikian, untuk peningkatan kapasitas harus dimulai dari perbaikan sistem dan mekanismenya. Misalnya pembongkaran yang tadinya memakan waktu seminggu, dengan adanya sistem baru itu bisa dipercepat menjadi dua hari.

"Atau dapat memperpanjang dermaga nya, tapi menambah alat-alat untuk meningkatkan efisiensi salah satu yang saya maksud itu seperti tadi, bagaimana kita bisa integrasikan rel kereta dengan pelabuhan untuk bisa menciptakan perputaran ekonomi," paparnya.

Karena jelasnya, berbicara infrastruktur kapal dan rel kereta, jangankan di Sumatera, di Jawa saja masih kurang.

"Nah itu salah satu yang sedang dikebut oleh pemerintah sekarang. Pembangunan jalan penambahan Pelabuhan itu yang harus mengikuti desain yang memang komprehensif. Bagaimana dia mengurangi kos secara keseluruhan," timpalnya.

Karena ongkos biaya mengangkut barang dari pulau ke pulau di Indonesia sendiri lebih mahal dari negara lain ke Indonesia. Maka selain infrastruktur, juga harus meningkatkan intensifitas dari pada perbaikan sistem dan mekanisme.

Sementara Direktur Teknik PT Pelindo II, Zuhri Iryansyah mengatakan, harapannya dari kunjungan ini bisa memberikan arahan dan juga saran untuk kebaikan IPC Panjang kedepannya.

"Kita tahun ini tetap bongkar muat, dan kalau kita lihat dari datanya, adanya perbaikan-perbaikan dari tahun sebelumnya. Hal itu menandakan peningkatan ekonomi yang ada di Provinsi Lampung," ungkap Zuhri. (*)


Video KUPAS TV : PIMPINAN OMBUDSMAN PUSAT SIDAK RSUD BOB BAZAR LAMSEL