Sekda Provinsi Lampung: Aplikasi Belanja Langsung Pengadaan Mampu Bangkitkan UMKM
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat membuka bimbingan teknis aplikasi bela pengadaan barang/jasa. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Aplikasi Belanja Langsung (Bela) Pengadaan yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dinilai mampu membangkitkan dan memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat membuka bimbingan teknis aplikasi bela pengadaan barang/jasa bagi UMKM dan Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Bukit Randu, Rabu (9/6/2021).
"Melalui aplikasi ini diharapkan mampu membuka peluang bagi para pelaku UMKM untuk menjadi mitra dari pemerintah sekaligus ini akan mendorong pertumbuhan UMKM dimasa pandemi Covid-19," kata Fahrizal.
Menurutnya, aplikasi tersebut juga akan memberikan kemudahan dalam belanja pemerintah serta mendorong pertumbuhan UMKM serta menjadikan pengadaan lebih inklusif dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
"Ini juga sebagai bentuk meningkatkan ketransparan dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa yang ada dilingkungan pemerintah. Para pelaku UMKM diharapkan bisa ikut serta mendukung," ujarnya.
Fahrizal mengatakan, kehadiran UMKM menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Karenanya, pemerintah Provinsi Lampung terus mendukung dan memberikan fasilitas demi kemajuan UMKM.
"UMKM juga mampu memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat sekitar yang secara langsung ini dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di Lampung sendiri," lanjutnya.
Karenanya, pemerintah Provinsi Lampung mendorong para pelaku UMKM untuk masuk kedalam marketplace melalui aplikasi bela pengadaan sebagai gerbang untuk memperluas pangsa pasar.
"Ini dapat menjadi gerbang pemasaran yang luas, hingga saat ini sudah ada 12 UMKM yang terdaftar. UMKM harus bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, karena UMKM maju maka ekonomi tumbuh dan tenaga kerja terserap," pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mendorong agar para pelaku UMKM terus melakukan inovasi dengan memperbaiki kemasan yang menarik dan kualitas yang tetap terjaga. (*)
Video KUPAS TV : PENADAH MOTOR CURIAN, BAPAK-ANAK MASUK PENJARA!
Berita Lainnya
-
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026 -
Eva Dwiana Perintahkan Pendataan Pendatang dan Sidak Tempat Hiburan di Bandar Lampung
Rabu, 13 Mei 2026








