Rektor UTI: Prof Ofyar Sosok Rendah Hati dan Penuh Gagasan
Rektor UTI Dr. HM Nasrullah Yusuf bersama Rektor Itera Prof. Ofyar Z Tamin. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kabar duka cita dari Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Profesor Ofyar Z Tamin yang wafat di RSCM Jakarta pada Rabu (9/6/2021) membuat para keluarga dan kolega sangat kehilangan sosok beliau.
Begitu pula dengan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. HM Nasrullah Yusuf. Orang nomor satu di "Kampusnya Sang Juara" itu mengaku sangat kehilangan sosok sang Profesor.
Baca juga : Kabar Duka, Rektor Itera Meninggal Dunia
Sebab, Nasrullah dan Ofyar telah beberapa kali terlibat dalam sebuah organisasi dan kegiatan nasional untuk memajukan pendidikan Indonesia, khususnya Provinsi Lampung.
Menurut Rektor UTI tersebut, almarhum merupakan sosok rendah hati dan penuh gagasan dalam membangun pendidikan Lampung terutama Itera dan ia merasa sangat kehilangan sebab kabar duka ini.
"Saya benar-benar merasa kehilangan beliau. Kami selalu bersama dalam beberapa momen kegiatan,” kata Nasrullah.
"Beliau pernah melakukan kunjungan ke kampus (Universitas Teknokrat Indonesia). Kami bersilaturahmi dan bercerita tentang banyak hal, khususnya tentang memajukan pendidikan Lampung,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, Nasrullah dan Ofyar terlibat aktif dalam kepengurusan Forum Rektor Indonesia (FRI). Juga mengusulkan sejumlah program pendidikan kepada pemerintah melalui FRI.
"Kepemimpinan beliau sangat kuat, termasuk pendekatannya dengan semua pihak. Bahkan beliau mau repot-repot berkunjung ke Teknokrat. Semoga almarhum husnul khotimah,” pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : TERUS BERTAMBAH! 146 NAPI DAN PETUGAS LAPAS RAJABASA POSITIF COVID-19
Berita Lainnya
-
Gelar Pendampingan Bisnis, PLN Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Rumah BUMN
Rabu, 24 Juni 2026 -
Utamakan Pemeliharaan Tanpa Padam, Tim Elit PDKB PLN Perkuat Keandalan Listrik di Pringsewu
Rabu, 24 Juni 2026 -
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Atlet Tinju PON Lampung
Rabu, 24 Juni 2026 -
WR III UIN RIL: Mahasantri Harus Menjadi Living Quran di Tengah Masyarakat
Rabu, 24 Juni 2026








