• Kamis, 24 Juni 2021

Penolakan Dewi Arimbi Pimpin PPP Lampung Mencuat, Busyairi: Sudah Selesai Mau Bagaimana Lagi

Rabu, 09 Juni 2021 - 20.44 WIB
121

Dewi Arimbi saat terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Lampung. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Sri

Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Terpilihnya Dewi Arimbi sebagai Ketua DPW PPP Lampung pada Musyawarah Wilayah di Jakarta pada Kamis (3/6/2021) lalu rupanya masih menyisakan gejolak di internal partai, sebab sejumlah DPC menolak.

Ketua DPC PPP Lampung Selatan, Yandri mengatakan, sebelumnya sudah ada musyawarah dari 11 DPC menyatakan sikap untuk mendukung Supriyanto sebagai kandidat ketua PPP. Tapi isu yang dihembuskan oleh DPP kalau itu hak veto ketua umum, siapapun orangnya tanpa seizin ketua umum itu tidak bisa.

"Dengan berat hati kami menerima dan melakukan musyawarah dipindahkan ke Jakarta. Tapi saya sebagai peserta merasa kecewa, yang saya harapkan ketua itu mengayomi melindungi dan berani berkorban, ternyata bu dewi ini sulit berkomunikasi baik dengan DPC," kata Yandri, saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).

Baca juga : Dewi Arimbi Jabat Ketua PPP Lampung

Untuk itu, ia meminta agar aspirasi DPC dapat didengar ketua umum, untuk peninjauan ulang hasil musyawarah kemarin. Karena masih banyak kawan-kawan yang keberatan pasca Musyawarah Wilayah, tapi belum berani bersuara.

"Saya berharap kedepan PPP ada kursi di dewan, sebab di Lamsel zonk, ini lah tantangannya. Saya akui kepemimpinan Suharso Monoarfa ini bagus tapi ketika DPW nya tidak balance maka tidak ada maksimal. Saya cuma ingin jangan sampai partai ini makin hancur," ungkapnya.

Sementara Ketua DPC Bandar Lampung, Busyairi mengatakan, semuanya sudah selesai dan sudah sesuai kehendak Pusat.

"Semua sudah selesai mau di otak-atik bagaimana lagi, itu kan memang kehendak DPP ya mau gak mau, susah mau ngelawan DPP," ujar Ketua DPC Bandar Lampung Busyairi.

Ia juga menerangkan, semua tentu ada kekurangan dan kelebihan, memang tidak sempurna. Kalau menurut Lamsel mau ada perlawanan, ya memang banyak kejanggalannya, seperti panitia Muswil yang kecewa, ternyata memang menggiring supaya bu Arimbi menjadi ketua.

"Tapi gak tahu kalau bang Yandri mau mengajak evaluasi, menyatakan itu tidak benar itu boleh- boleh saja nanti jatuhnya ke mahkamah partai. Sementara ini belum menyatu, hanya tiga DPC yang merasa kecewa dan ditinggalkan," tandasnya. (*)


Video KUPAS TV : KEBERANGKATAN HAJI TAHUN INI RESMI DIBATALKAN!