• Senin, 21 Juni 2021

KBM Tatap Muka di Pesawaran Digelar Jika Semua Pengajar Sudah Divaksin

Rabu, 09 Juni 2021 - 19.11 WIB
19

Sekretaris Disdikbud Pesawaran, Yahtar. Foto: Ist.

Pesawaran, Kupastuntas.co - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesawaran akan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka serentak seluruh sekolah di Pesawaran pada bulan Juli mendatang atau jika semua tenaga pengajar sudah divaksin Covid-19.

Hal itu dikatakan Sekretaris Disdikbud Pesawaran, Yahtar, saat dikonfirmasi kupastuntas.co, Rabu (09/06/2021). Ia juga mengaku bahwa persiapan pelaksanaan KBM tatap muka telah mencapai 90 persen di masing-masing sekolah.

"Saat ini belum ada setengah dari seluruh tenaga pengajar yang ada di Pesawaran telah disuntik vaksin, makanya nunggu semuanya baru kita laksanakan KBM tatap muka," ujar Yahtar.

Adapun yang paling utama dalam pelaksanaan KBM tatap muka ditengah pandemi ini yaitu sarana dan prasarana protokol kesehatan yang telah disiapkan di setiap sekolah.

Rencananya pelaksanaan KBM tatap muka akan dilangsungkan pada 12 Juli mendatang. "Kita sedang koordinasi dengan Dinas Kesehatan agar vaksinasi kepada pengajar dipercepat. Karena waktu hanya sebulan lagi untuk melakukan KBM tatap muka," jelasnya.

Namun kendala yang dihadapi untuk melaksanakan KBM tatap muka saat ini yaitu tidak stabilnya perubahan status zona masing-masing kecamatan di Wilayah Pesawaran.

"Kemarin lusa zona merah di lima kecamatan, turun lagi jadi tiga zona merah, jadi naik turunnya ini yang buat kita mau tidak mau hentikan sementara KBM tatap muka," ungkapnya.

Adapun ketentuan yang harus diperhatikan dan diterapkan oleh masing-masing sekolah untuk pelaksanaan KBM tatap muka yakni, harus terapkan protokol kesehatan, sekolah juga harus melakukan pembatasan murid yang hadir, lalu dalam sepekan hanya dua hari KBM tatap muka dilaksanakan, serta persetujuan dari orang tua murid.

Menurutnya, pembelajaran Daring seperti saat ini kurang efektif untuk para murid dan banyak orang tua yang mengeluh seperti pembengkakan biaya untuk kuota belajar. Lalu tugas yang diberikan kepada murid bukannya dikerjakan oleh murid malah orang tua nya yang mengerjakan. (*)


Video KUPAS TV : HUT POMAD KE-75, DENPOM II/3 LAMPUNG GELAR DONOR DARAH