• Kamis, 24 Juni 2021

Rawan Terbakar, Kepala TNWK: Harus Lebih Peduli Hutan

Selasa, 08 Juni 2021 - 14.43 WIB
41

Kepala Balai TNWK Amri berikan bibit pohon Ketapang kepada dua kepala desa penyangga secara simbolis. Foto: Agus/Kupasuntas.co

Kupasuntas.co, Lampung Timur - Sejumlah mitra konservasi Hutan Taman Nasional Way Kambas TNWK, Polisi dan sejumlah masyarakat turut melakukan penanaman 150 pohon di areal Rawa Bunder, Seksi I, hutan Way Kambas, dimana areal tersebut merupakan lokasi hutan yang sering terbakar.

Kepala Balai TNWK Amri mengatakan, Way Kambas merupakan hutan terbuka yang mudah dimasuki oleh masyarakat. Selai itu, Way Kambas berbatasan langsung dengan 23 desa, tentu Balai TNWK beserta mitra konservasi tidak akan bisa mampu menjaga hutan secara maksimal tanpa peran serta masyarakat.

"Hutan TNWK luas, mau masuk ke dalam hutan mudah guna melakukan kegiatan ilegal, seperti berburu dan membakar hutan demi tujuan tertentu, ini perlu peran serta masyarakat untuk membantu menjaga hutan," kata Amri.

Amri mengatan, peran serta dimaksud yakni, masyarakat cukup menanamkan rasa cinta dengan hutan dan satwa, secara tidak langsung sudah turut menjaga hutan berikut isinya.

"Jika rasa cinta tertanam dalam hati kita, maka kita tidak akan mungkin merusak hutan atau melakukan perburuan," lanjutnya.

Amri menjelaskan, hutan merupakan sumber kehidupan, sebagai sumber oksigen yang sehat untuk dihirup manusia dan mahluk hidup lainnya. Namun sampai saat ini kata Amri, masih banyak manusia yang kurang menyadari pentingnya hutan.

Hal itu terbukti karena masih maraknya kebakaran hutan, bahkan setiap tahun terjadi. Jika hal tersebut tidak diminimalisir sedini mungkin, jangka waktu panjang hutan dan satwanya akan punah.

"Maka dari itu hari ini kami sengaja ajak berbagai elemen masyarakat, instansi untuk menanam pohon dalam hutan guna menanam kan rasa cinta kepada hutan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Labuhanratu AKP Peri menegaskan, wilayah hukum tempat bertugas berdampingan langsung dengan hutan TNWK maka Peri menegaskan kepada personelnya agar turut serta menjaga kondisi hutan dan satwa.

Kapolsek Labuhanratu itu menjelaskan, apa yang harus dilakukan personelnya tentang menjaga hutan? yakni agar selalu turut mensosialisasikan kepada warga khususnya desa penyangga agar tidak melakukan kegiatan ilegal dalam hutan.

"Akan kami tindak tegas bagi warga yang melakukan tindakan ilegal dalam hutan, sebelum kami melakukan tindakan tegas kami lebih kedepankan untuk mendekatkan kepada masyarakat memberi pemahaman soal pentingnya hutan," (*)

Video KUPAS TV : REMAJA TENGGELAM DI PANTAI KETANG LAMPUNG SELATAN