Pemprov Lampung Mulai Fokus Progam Ekonomi Biru dan Hijau
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung saat ini mulai fokus untuk menerapkan program ekonomi biru dan hijau atau green and blue ekonomi yang dinilai akan berdampak baik bagi lingkungan dimasa yang akan datang.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi mengatakan, Provinsi Lampung sudah sejak lama mulai menerapkan program tersebut seperti efisiensi sumberdaya alam dengan memanfaatkan teknologi.
"Seperti di sektor pertanian kita sudah lama menggunakan pupuk organik atau pemetaan kesesuaian lahan. Jadi melakukan pemupukan sesuai dengan kebutuhan lahan komoditas," ujar Kusnardi, saat dimintai keterangan, Senin (7/6/2021).
Menurut Kusnardi, pemanfaatan program ekonomi hijau dapat menjadikan hutan produksi dengan menanami berbagai varietas tanaman yang laku dipasaran atau bahkan dimintai pangsa pasar ekspor.
Misal hutan produksi ditanamani, namun fungsinya tetap sama. Seperti ditanami Porang, dimana hutan memang menjadi habitat asli tanaman tersebut.
Sementara itu, untuk ekonomi biru atau blue ekonomi juga sangat mungkin untuk dikembangkan di Lampung. Hal tersebut mengingat Provinsi Lampung memiliki keanekaragaman hayati laut yang patut untuk dibanggakan.
"Laut kita sangat luas. Nanti kita kembangkan sesuai dengan keperluannya seperti budidaya lobster, rumput laut, ikan kerapu, baronang. Pariwisata juga kita kembangkan," terangnya.
Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Liza Derni mengatakan, konsep ekonomi biru telah ditetapkan di Provinsi Lampung yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi kemaritiman di daerah tersebut.
"Konsep tersebut telah mulai dijalankan, dengan harapan potensi maritim yang ada di Lampung dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut sendiri," ungkapLiza.
Menurutnya, program ekonomi bir diterapkan mulai dari hulu hingga hilir yakni dimulai dari budidaya hingga pemasaran salah satunya dilakukan pada budidaya rumput laut dan ikan air tawar.
Seperti UMKM budidaya ikan lele sec bioflog, dimana semua bagian dari ikan lele dimanfaatkan. Selain itu ikan lele juga dibuatkan produk turunan seperti dijadikan abon yang sudah laku dipasar ekspor.
"Juga rumput laut yang digunakan sebagai bahan makanan atau kosmetik yang temtinya tetap menjaga alamnya sendiri," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : PIMPINAN OMBUDSMAN PUSAT SIDAK RSUD BOB BAZAR LAMSEL
Berita Lainnya
-
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Pemprov Matangkan Peluncuran Lampung In Versi 2
Jumat, 19 Juni 2026 -
Lampung Terpilih Jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Tani dan Nelayan XVIII Tahun 2029
Jumat, 19 Juni 2026








