Wabup Lampung Timur Ajak Komunitas Sepeda Kembangkan Objek Wisata
Wakil Bupati Azwar Hadi bersama komunitas sepeda melepaskan belasan burung sebagai simbul melestarikan satwa. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Lampung Timur, Kupastuntas.co - Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, bersama rombongan komunitas sepeda melakukan dialog tentang pengembangan objek wisata , hal itu dilakukan di rest area wisata Desa Labuhanratu VI, Kecamatan Labuhanratu, Minggu (6/6/2021).
Sebelum melakukan dialog, rombongan komunitas sepeda bersama Wakil Bupati Lampung Timur lebih dulu bersepeda sejauh 20 kilo meter dengan melintasi pinggir hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan di Sertai pelepasan belasan ekor burung sebagai filosofi mencintai satwa.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi mengatakan, setelah di lakukan cek lokasi res area yang awalnya di bangun sebagai objek wisata, pada 2018 lalu namun sampai saat ini belum berjalan optimal, sementara pemerintah daerah setempat akan menggerakkan objek wisata tersebut guna memajukan perekonomian masyarakat.
Hasil dari dialog kata Azwar Hadi rest area perlu pembenahan beberapa insfratruktur umum terutama soal aliran listrik, yang akan di gunakan sebagai penggerak penerangan dan penggerak air bersih. "Lah ini tadi saya cek listrik tidak hidup, air di semua toilet tidak fungsi karena tidak ada air, persoalan nya tidak ada arus listrik," ucap Azwar Hadi.
Azwar meminta sejumlah OPD yang bersangkutan harus memperhatikan kondisi semua objek wisata yang ada di Lampung Timur yang kiranya bisa menarik simpati pengunjung. "Memang kondisi masih Covid 19 namun kita tetap berbenah dan merencanakan progres kedepan untuk memajukan wisata, namun tetap waspada memperhatikan prokes," ugkap Politisi Golkar itu.
Sementara itu, Kepala Balai TNWK Amri menegaskan Balai TNWK siap mendukung program pemerintah terkait wisata terutama wisata yang ada di pinggir hutan, Amri juga siap mengondisikan beberapa gajah binaka jika redst area sudah siap dioperasikan, gajah jinak bisa dinikmati pengunjung rest area yang ada di Labuhan Ratu VI.
Namun Kepala Balai berharap, warga penyangga khususnya Desa Labuhanratu VI bisa turut serta melestarikan hutan dan satwa yang ada, artinya warga penyangga diminta jangan melakukan kegiatan ilegal dalam hutan konservasi."Mudah mudahan Rest area yang kedepannya akan dioperasikan ini bisa membantu ekonomi masyarakat," terang Amri.
Kepala Desa Labuhanratu VI, Prayitno mengatakan jika progress pemerintah Lampung Timur benar akan menghidupkan test area maka akan di sambut gembira oleh masyarakat sekitar, karena warga Labuhanratu VI bisa mencari rejeki dengan menjual kuliner dan kerajinan tangan.
Prayit mengatakan dihadapan Wakil Bupati Lampung Timur, ada sebagian warganya yang dibina melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk mengelola berbagai kerajinan tangan yang berbahan baku dari batok kelapa dan bambu."Souvenir nya macam macam, dari penghias ruangan rumah, peralatan dapur hingga sofenir kecil gantungan kunci," papar Prayitno. (Adv/Kominfo)
Berita Lainnya
-
Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Selasa, 12 Mei 2026 -
Musim Tanam Gadu 2026, Lampung Timur Targetkan Produksi Gabah 138 Ribu Ton
Selasa, 12 Mei 2026 -
Video Penggerebekan Viral, Diduga Pelaku Penembakan Polisi Berhasil Ditangkap
Senin, 11 Mei 2026 -
Sidak DPRD Lamtim Temukan Masalah IPAL dan Bau Menyengat di Dapur SPPG Balekencono 002
Sabtu, 09 Mei 2026








