• Rabu, 22 September 2021

Bupati Tuba Winarti Fokus Pulihkan Ekonomi Terdampak Covid-19 dan Tekan Kasus Stunting

Kamis, 03 Juni 2021 - 20.52 WIB
220

Bupati Tulang Bawang, Winarti, saat menerima kunjungan CEO Kupas Tuntas Grup Donald Haris Sihotang, SE, M.M dan jajaran, Kamis (3/6/2021). Foto: Suhaili/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulang Bawang - Selain terus berupaya menekan penyebaran Covid-19, Bupati Tulang Bawang (Tuba), Winarti juga berusaha memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19 melalui 25 program unggulan Bergerak Melayani Warga (BMW).

"Saat ini kita masih fokus untuk mencegah penyebaran Covid-19. Alhamdulillah sekarang kita sudah zona kuning dan hajatan sudah mulai bisa dilakukan sejak 1 Juni. Kalau ada klaster baru akan dievaluasi,” kata Winarti, saat menerima kunjungan CEO Kupas Tuntas Grup Donald Haris Sihotang, SE, M.M dan jajaran, Kamis (3/6/2021).

Selain itu, lanjut Winarti, pihaknya juga tengah fokus untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang.

Sebagai bentuk keseriusan dalam penanganan stunting ini, pada Kamis (20/5/2021) lalu, Bupati membuka pelaksanaan Rembuk Stunting, serta Deklarasi dan Penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan angka Stunting di Kabupaten Tulang Bawang.

Kegiatan yang berlangsung di lantai 2 Kantor Pemkab Tulang Bawang tersebut dihadiri Sekda Antoni, Ketua DPRD Sopii, sejumlah kepala OPD, dari Polres dan diikuti pula di 15 Kecamatan secara virtual.


Winarti mengklaim, selama ini penanganan stunting di Tulang Bawang berjalan sangat baik. Pada tahun 2020 angka stunting Tulang Bawang 12,79 persen.

Bahkan dari data terakhir grebek stunting di 15 kecamatan menurun menjadi 8,93 persen. Dimana hal ini melebihi target penurunan angka stunting nasional sebesar 14 pesen.

"Jadi kita juga harus memperhatikan kesehatan generasi penerus kita. Salah satunya dengan Posyandu dan sebagainya, sehingga angka stunting bisa terus kita turunkan,” jelas Bupati.

Menurut Bupati, untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting itu pula, pihaknya juga memiliki program satu ambulan satu desa (151 Desa dan kelurahan).

"Jadi kalau ada ibu-ibu hamil yang mau berobat atau melahirkan bisa langsung cepat tertangani. Karena ada ambulan di masing-masing desa. Ini juga sebagai bentuk dukungan dalam percepatan penurunan stunting di Tuba,” terang Bupati.

Dengan adanya upaya percepatan penurunan Stunting ini, Bupati Winarti menargetkan pada tahun 2024, Kabupaten Tulang Bawang bebas Stunting.

"Untuk penanganan stunting, Tulang Bawang peringkat ke tiga di Provinsi Lampung. Semoga pada tahun 2024 Kabupaten Tuba bisa bebas Stunting. Ini bisa dilakukan secara bersama-sama,” pungkas Bupati Gotong Royong. (*)


Video KUPAS TV : POTRET ‘BURUK RUPA’ JALAN LINGKUNGAN KOTA BANDAR LAMPUNG