Empat Orang Reaktif Saat Dirapid Antigen di Perbatasan Bandar Lampung
Seorang warga yang sedang melakukan pemeriksaan rapid antigen, oleh petugas Satgas di Posko Rajabasa, Minggu (16/5/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Empat orang dinyatakan reaktif saat dirapid antigen yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung di 5 posko penyekatan di wilayah perbatasan Kota, guna menekan masuknya pendatang yang berpotensi membawa virus Covid-19.
Jubir Satgas Covid-19 kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki mengatakan, sejak diberlakukannya pemeriksaan rapid antigen, petugas telah merapid sebanyak 540 orang dan 4 diantaranya dinyatakan reaktif.
"540 orang tersebut merupakan total dari tanggal 28 April-15 Mei 2021 dari pukul 08.00 - 00.00 WIB," ujar Rizki, saat dihubungi kupastuntas.co, Minggu (16/5/2021).
Kemudian keempat orang yang reaktif itu langsung diminta putar balik kendaraannya, dan diimbau supaya melakukan isolasi mandiri di tempat asalnya.
Dari total 540 orang tersebut, dari Posko Rajabasa penumpang yang dirapid test sebanyak 86 orang, Posko Lematang 150 orang, Posko Sukarame 182 orang, Posko Kemiling 21 orang dan Posko Panjang 97 orang.
Sementara 4 orang yang reaktif terdapat pada Pos Sukarame 2 orang. Sedangkan pos Rajabasa dan Lematang masing-masing terdapat satu orang.
Sementara untuk data hari ini dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB akan di update besok pagi.
"Sedangkan yang dirapid test kebanyakan penumpang yang berasal dari luar daerah. Baik itu penumpang bus, travel maupun kendaraan pribadi," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : MUDIK DILARANG, BUS DI TERMINAL RAJABASA 'NGANGGUR'
Berita Lainnya
-
BPKP Perkuat Pengawasan Program Sekolah Rakyat di Lampung
Jumat, 06 Februari 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Tampilkan Poster Linguistik Kreatif di Ajang EXPO Kampus
Jumat, 06 Februari 2026 -
Mentan Amran Lantik 55 Pejabat, Tegaskan Meritokrasi dan Akselerasi Produksi Menuju Ekspor
Jumat, 06 Februari 2026 -
Tingkatkan PAD, Pemprov Lampung Gandeng Swasta Kelola Taman Hutan
Jumat, 06 Februari 2026









