• Sabtu, 16 Mei 2026

Penjualan Tiket untuk Penumpang Tutup Sementara, Ini Penjelasan ASDP Bakauheni

Rabu, 05 Mei 2021 - 17.37 WIB
124

Kedatangan penumpang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - PT Angkutan Sungai Danau Penyebrangan (ASDP) lakukan penutupan sementara penjualan tiket untuk penumpang di sistem online ticketing Ferizy pada periode 6-17 Mei 2021 mendatang.

Keputusan itu diambil untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait pelarangan mudik bagi masyarakat khususnya pada 6-17 Mei 2021 atau periode libur Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Terkait hal itu, Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Syaifulahil Maslul Harahap menjelaskan, ASDP akan melakukan penyesuaian untuk menutup sementara penjualan tiket khususnya untuk penumpang pejalan kaki, dan kendaraan golongan I, II, II, IVA, VA dan VIA.

"Bukan tutup aplikasinya, itu hanya penumpang dan kendaraan golongan I, II, II, IVA, VA dan VIA yang tidak bisa beli tiket untuk perjalanan tanggal 06-17 Mei," kata Syaifulahil, Rabu (05/05/2021).

Baca juga : 242.580 Orang Nyeberang ke Sumatera Lewat Merak Sejak H-15 Lebaran

Penumpang tetap dapat memesan tiket untuk perjalanan pada 18 Mei 2021, atau setelah berakhirnya aturan larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah.

"Penumpang yang membeli tiket untuk tanggal 18 Mei ke atas itu tetap bisa," tuturnya.

Saifulahil menambahkan, pihaknya tetap melakukan penjualan tiket di sistem online ticketing Ferizy kepada kendaraan logistik pada periode larangan mudik itu.

Kemudian untuk pelaku perjalanan dengan pengecualian yang bersifat keperluan mendesak, seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil, hingga kepentingan persalinan, pihaknya juga akan melakukan penjualan tiket secara online.

"Awalnya mau kita bikin offline buat yang keperluan mendesak ini, tapi ini saya baru dapat informasi dari pusat kalau pengecualian juga online. Tapi nanti ada pilihan khusus diaplikasinya buat yang pengecualian, dan itu tetap menggunakan transfer, tidak bayar cash," tutupnya. (*)


Video KUPAS TV : GUBERNUR LAMPUNG TINJAU PERSIAPAN LARANGAN MUDIK