Capai Angka 40,49 Persen, Vaksinasi Tenaga Pendidikan di Lampung Dipercepat
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik di Lampung telah mencapai angka 40,49 persen. Saat ini vaksinasi terus dipercepat untuk menghadapi kegiatan belajar mengajar secara tatap muka pada Juli mendatang.
"Saat ini vaksinasi untuk tenaga pendidik dan kependidikan di Provinsi Lampung yang sudah di vaksin mencapai 40,49 persen. Ini terus dilakukan percepatan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, saat dimintai keterangan, Kamis (29/4/2021).
Saat ini tersisa 16.953 tenaga pendidik dan kependidikan yang belum mendapatkan vaksinasi, dari total target sebanyak 28.293 orang yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota di Lampung.
"InsyaAllah, target disampaikan Pemerintah Pusat akhir Mei selesai semua. Karena kalau mengacu pada keputusan bersama menteri terakhir, Juli tatap muka terbatas akan digelar," lanjutnya.
Tercatat ada delapan daerah yang sudah menerapkan pembelajaran secara tatap muka yaitu Kabupaten Lampung Barat, Mesuji, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Utara, Way Kanan dan Tanggamus.
"Pembelajaran akan selesai pada 8 Mei, untuk selanjutnya libur lebaran. Alhamdulillah pembelajaran berjalan lancar dan tidak ada masalah. Ada yang terpapar di Lampung Barat, namun Bupati langsung mengambil langkah-langkah," terangnya.
Saat ini, Provinsi Lampung menerapkan dua metode pembelajaran, yakni secara langsung dan dalam jaringan (Daring). Pembelajaran Daring diperuntukkan bagi siswa yang tidak mendapatkan izin orang tua untuk mengikuti pembelajaran secara tatap muka.
"Jadi untuk yang orang tua nya tidak mengijinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka, tetap diberikan fasilitas untuk belajar secara Daring dari rumah masing-masing," ungkapnya.
Menurutnya, pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah tidak lagi memperhatikan zona pada Kabupaten. Namun memperhatikan penyebaran Covid-19. Jadi dimana saja Covid-19 tidak tersebar, tidak ada yang terpapar, maka boleh sekolah.
"Untuk rekomendasi nya bisa pertimbangan desa, kecamatan dan Kabupaten/Kota menyeluruh. Jadi kalau ada sekolah yang sekolah tapi ada yang terpapar, maka yang terpapar saja yang ditutup. Tapi kalau ada arahan lain dari Pemprov Lampung, dalam hal ini Pak Gubernur akan kami lakukan di lapangan," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : MASYARAKAT JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN PENGHAPUSAN PAJAK KENDARAAN! (BAGIAN 1)
Berita Lainnya
-
Diduga Rem Overheat, Bus Penumpang Terbakar di Tol Bakter
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Bubarkan Diri, Ultimatum Aksi Massa Lebih Besar Bila Tuntutan Tidak Dipenuhi
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Inovasi 'Si KULPIS', Kerupuk Kulit Pisang yang Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan
Senin, 15 Juni 2026 -
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Akar Hotels & Resorts Lampung Gelar Aksi Donor Darah Bersama UDD Pembina PMI Provinsi Lampung
Senin, 15 Juni 2026








