• Senin, 12 April 2021

Puluhan Massa 'Murka' Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Kejari Metro

Kamis, 08 April 2021 - 13.47 WIB
398

Aksi puluhan Masa Murka di depan Kantor Kejari Metro. Foto: Arby/Kupastuntas.co

METRO, Kupastuntas.co - Puluhan massa yang menamai dirinya Masyarakat & Umat Kota Metro Rindu Keadilan (Murka) melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro, Kamis (8/4/2021).

Dari pantauan Kupastuntas.co, puluhan peserta Unras tersebut memenuhi gerbang utama Kejari Metro. Masing-masing peserta aksi memegang poster bergambar Habib Rizieq Shihab dan sejumlah spanduk serta bendera merah-putih Indonesia.

Dalam aksi itu, sebanyak 8 poin pernyataan sikap terkait kondisi terkini proses persidangan Habib Rizieq Shihab dibacakan oleh koordinator aksi. Peserta Unras juga melakukan aksi sholawat, Istighosah dan diakhiri dengan Audiensi bersama Kepala Kejari Metro.

Dari data yang dihimpun Kupastuntas.co, delapan poin pernyataan sikap tersebut masing-masing ialah :

1. Pihak aparat hukum wajib menghargai sepenuhnya hak-hak Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan sebagai terdakwa tanpa adanya diskriminasi hukum sedikitpun serta wajib memperlakukan Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan secara terhormat.

2. Stop penghinaan & kriminalisasi ulama dan tokoh oposisi lainnya.

3. Meminta pihak kejaksaan membatalkan dakwaan terhadap Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan Karena telah terjadi diskriminasi hukum.

4. Meminta kepada hakim untuk membuat keputusan pembatalan kasus yang saat ini sedang dikenakan kepada Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan dikarenakan tidak terpenuhinya hak-hak mereka sebagai terdakwa.

5. Kami terus menuntut diusutnya secara tuntas dan terbuka, eksekutor dan aktor intelektual dibalik gugurnya 6 syuhada pemuda Islam pengawal Habib Rizieq Shihab. Termasuk aparat penegak hukum berani mencari jawaban siapakah yang berada di dalam mobil Land Crusher Hitam di tempat kejadian perkara pada malam terjadinya kejadian tersebut.

6. Kami tidak akan pernah mundur selangkahpun dan tetap berjuang menegakkan keadilan dan melawan kedzaliman demi keselamatan agama, bangsa dan negara dari arogansi kekuasaan yang dipertontonkan oleh pihak penguasa.

7. Kami juga menyerukan kepada tokoh dan umat Islam untuk tetap bersatu dan berjuang sesuai dengan konstitusi yang ada dan jangan terpengaruh dengan pihak-pihak manapun yang berupaya mengadu domba dan melemahkan perjuangan umat dengan cara intimidasi serta pemberian dalam bentuk materi.

8. Kami mengajak umat Islam untuk meningkatkan iman dan taqwa dengan cara bertaubat, kembali ke jalan Allah, memperbanyak dzikir dan doa agar Allah memberikan kemenangan kepada kita dan menghancurkan musuh-musuh agama, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saat diwawancarai, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Muhammad Salim mengaku bahwa aksi tersebut diikuti 50 orang peserta.

"Kami minta keadilan, mudah-mudahan para pejabat yang terkait ini bisa betul-betul memegang amanah untuk bangsa dan negara khususnya di kota metro yang paling utama jangan mendiskriminasi ulama-ulama. Di metro hari ini merupakan gerakan yang ke lima, setelah sebelumnya berlangsung di Pringsewu. Karena dibatasi dan kami patuh terhadap protokol Covid-19, hari ini kami bergerak bersama 50 orang," bebernya.

Sementara, Kajari Metro Virginia Hariztavianne melalui Kasi Intelejen Rio Halim mengatakan, aspirasi yang disampaikan Murka untuk Habib Rizieq Shihab telah diterima dan akan diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi.

"Poin-poin aspirasi dari pengunjuk rasa sudah kami terima dan kami tampung untuk kemudian kami teruskan ke pimpinan yang lebih tinggi. Hanya sebatas itu yang dapat kita lakukan," singkatnya. (*)

Video KUPAS TV : KELILING OBJEK WISATA TULANG BAWANG BARAT, PENGUNJUNGNYA MENINGKAT PESAT