Kepala BNNP Lampung Sebut Pelabuhan Bakauheni Jalur Utama Penyelundupan Narkoba
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Pol Jafriedi saat dimintai keterangan. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Lampung Selatan, Kupastuntas.co - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Pol Jafriedi menyebut, Pelabuhan ASDP Bakauheni adalah jalur utama penyelundupan narkoba dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.
Karena itu, Brigjen Pol Jafriedi mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penjagaan, supaya barang haram tersebut tidak dapat diselundupkan.
"Iya kalau untuk darat itu melewati Bakauheni karena menuju pulau Jawa, tapi jalur itu tidak hanya darat juga, ada laut dan udara juga. Kalau lewat darat kita sudah antisipasi dengan adanya seaport interdiction (SI) untuk bisa mengawasi lalu lintas barang ilegal itu," kata Jafriedi saat diwawancarai usai melakukan audiensi bersama Bupati Lampung Selatan, Kamis (08/04/2021).
Dia mengungkapkan, pihaknya menggunakan peralatan Direction Finder (DF) atau pelacak lokasi, untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang akan diselundupkan melalui Pelabuhan ASDP Bakauheni.
"Kalau deteksi selama ini kita menggunakan DF, yang kita dekatkan kesana untuk memonitor gerakan," tuturnya.
Menurutnya, pengawasan dan kerjasama yang baik dari berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam mencegah penyelundupan narkoba di Pelabuhan Bakauheni.
"Selama ini di Bakauheni tidak hanya BNNP, Polda juga mengawasi itu, kemudian Mabes Polri dan juga BNN Pusat," jelasnya.
"Kita sudah melakukan upaya-upaya supaya jaringan itu kita analisa dan evaluasi sehingga bisa kita tangkap," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : BAWA SABU DAN AMUNISI AKTIF, PRIA INI DIBEKUK POLISI!
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








