• Senin, 12 April 2021

2.000 Lahan di Bandar Lampung Terima Program Sertifikasi Tanah

Kamis, 08 April 2021 - 16.08 WIB
39

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat dimintai keterangan, Kamis (8/4/2021). Foto: Rohmah/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, tahun 2021 Bandar Lampung mendapatkan 2.000 bidang tanah untuk dilakukan pengukuran dan dilegalkan secara hukum.

"Pertanahan kita di Bandar Lampung mendapat 2.000 bidang tanah. Mudah-mudahan dengan pemaparan ini kita tahu tupoksi-tupoksinya," kata Eva, ketika dimintai keterangan, pada acara Pengawalan dan Sosialisasi Proyek Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kota Bandar Lampung, Kamis (8/4/2021).

Jumlah tersebut tidak hanya untuk pengukuran lahan milik pemerintah kota, tapi juga tanah masyarakat, karena Proyek Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau sertifikasi tanah ini merupakan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

Eva juga menyampaian, dalam pelaksanaannya, Kejaksaan Negeri juga akan melakukan pengawalan untuk program sertifikasi tanah di wilayah setempat.

"Mudah-mudahan seluruh kecamatan dan kelurahan dapat memahami masalah pertanahan di Bandar Lampung agar dijalankan dengan baik," ujar Eva.

Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kota Bandar Lampung, Djuju Trihandayani SH mengatakan, dengan sertifikasi tanah ini nantinya dapat mempermudah Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mengelola lahan kota.

Ia juga menyampaikan, sosialisasi ini merupakan bentuk pengawalan Kejaksaan Tinggi terkait pelaksanaan PTSL supaya masyarakat tahu dan paham terhadap kewajibannya.

"Para lurah dan camat sebagai kepanjangan tangan bu Wali juga harus dapat memahami kewajibannya dalam kegiatan PTSL agar semuanya berjalan sesuai dengan rambu-rambu yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa BPN juga sedang merencanakan sistem online untuk proses PTSL untuk ke depannya.

"Sedangkan sistem online belum, kita sedang menuju kesana," tutupnya. (*)



Video KUPAS TV : JALAN AMBLAS, AIR SUNGAI BANJIRI RUMAH WARGA BANDAR LAMPUNG