• Senin, 12 April 2021

Petakan Tiga Wilayah Rawan, Polres Minta Pemkot Ambil Peran Berantas Narkoba

Rabu, 07 April 2021 - 12.33 WIB
107

Kasat Narkoba Polres Metro IPTU Suheri, SH . Foto: Arby/Kupastuntas.co

METRO, Kupastuntas.co - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro merilis tiga wilayah yang rawan penyalahgunaan narkoba di Kota setempat, pihaknya juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengambil perannya dalam upaya pemberantasan narkotika.

Kasat Narkoba Polres Metro IPTU Suheri, SH mengungkapkan, dari Lima Kecamatan di Metro terdapat tiga kecamatan yang masuk kategori rawan penyalahgunaan narkoba.

"Jadi sesuai dengan operasi antik ini, zona rawan penyalahgunaan narkoba ada tiga wilayah yaitu di Metro Pusat, Metro Barat, dan Metro Utara. Kita memetakan wilayah tersebut karena di tiga wilayah itulah yang sering terjadi penyalahgunaan narkoba sesuai dengan perkara yang kami tangani," kata dia kepada Kupastuntas.co, Rabu (7/4/2021).

Ia juga menyebutkan, berdasarkan data yang ditangani, Kecamatan Metro Barat menjadi wilayah dengan penyumbang tertinggi penyalahgunaan narkoba.

"Paling tinggi penyalahgunaan narkoba di Metro Barat. Rata-rata kalangan menengah kebawah yang kita amankan, kalau yang berprofesi sebagai PNS ada beberapa tapi kebanyakan wiraswasta," ujarnya.

Suheri juga menyebut, persentasi pengguna narkoba di Metro mencapai 90 persen dibandingkan dengan pengedar. Untuk itu, ia meminta Pemkot mengambil peran dalam upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba.

"Dan upaya menekan tindak penyalahgunaan narkoba di Metro itu adalah tanggung jawab semua pihak termasuk didalamnya pemerintah Kota Metro. Dalam catatan kami selama 2021 belum pernah ada keterlibatan pemerintah Kota Metro dalam upaya pemberantasan narkoba. Kami berharap juga, kedepan pemerintah Kota Metro mengambil perannya dalam upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba khususnya dikalangan pegawai," bebernya.

Kasat juga mencontohkan, di tahun 2020 pihaknya menggandeng sejumlah organisasi pemuda guna melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Satnarkoba Polres Metro juga mengajak masyarakat untuk memberikan edukasi bahaya narkoba mulai dari keluarga.

"Kalo di tahun 2020 kita banyak menggandeng organisasi kepemudaan untuk melakukan sosialisasi. Upaya ini juga merupakan tanggungjawab semua pihak, kami mengajak pemerintah hingga masyarakat berperan menekan angka penyalahgunaan narkoba di Metro minimal melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba mulai dari keluarga, agar generasi muda kita kedapan tidak terjerumus didalamnya," tandasnya. (*)