• Senin, 12 April 2021

Disdikbud Metro Pastikan Kesiapan Sarana dan Prasarana Jelang KBM Tatap Muka

Rabu, 07 April 2021 - 15.07 WIB
23

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin saat memimpin apel di halaman Disdikbud Metro. Foto: Arby/Kupastuntas.co

METRO, Kupastuntas.co - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro siap menghadapi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di tahun ajaran baru 2021 pada Juli mendatang.

Plt. Kepala Disdikbud Kota Metro, Puspita Dewi juga memastikan sarana dan prasarana (Sarpras) KBM tatap muka juga telah siap.

"Kami (Disdikbud) siap untuk menghadapi KBM tatap muka, selain memang sudah di anjurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pendidik juga harus sudah selesai divaksinasi," ujarnya, Rabu (7/4/2021). 

Dewi juga menjelaskan, terkait Sarpras sekolah yang siap menerapkan tatap muka sudah sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

"Kalau dari segi sarana dan prasarana sudah siap. Memang dulu sempat di gaungkan untuk tatap muka, namun belum juga terlaksana. Seperti wastafel dan alat pengukur suhu sudah ada. Maksimal ruangan juga sudah di tetapkan hanya 50 persen yang artinya sebanyak 18 anak yang masuk, dan itu paling lama hanya dua jam pertemuan saja," jelasnya.

Meski begitu, dalam menghadapi KBM tatap muka juga diperlukan persetujuan wali murid. Karena tidak semua siswa juga masuk dalam pembelajaran luring tersebut.

"Kembali lagi ke persetujuan. Kalau orang tua tidak mengijinkan, ya tetap melakukan pembelajaran secara daring di rumah," pungkasnya.

Sementara itu Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengajak para tenaga pendidik untuk melakukan pengabdian dengan baik guna terwujudnya generasi emas di Kota Metro.  

“Maka dari itu kita harus membentuk generasi emas Metro cemerlang, sehingga dibutuhkan integritas dan loyalitas kepada masyarakat. Saya juga berpesan untuk selalu menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini," ucap Wahdi saat memimpin apel pagi di halaman Disdikbud Metro, Rabu (7/4/2021).

Wahdi juga mengungkapkan bahwa ASN diminta untuk mengingatkan kinerjanya. Hal itu guna terselenggaranya proses pendidikan yang diharapkan masyarakat.

"Saat ini masyarakat menanti dan mengharapkan kinerja kita. Terlebih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro yang berdampak besar dalam melakukan pelayanan pendidikan kepada masyarakat," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : PROYEK KAMPUS II IAIN METRO MANGKRAK, UANG NEGARA 36 MILIAR JADI SEMAK BELUKAR