Dua Bulan Harga Anjlok, Petani Wortel di Lambar Merugi
Wandi, salah satu petani Wortel asal Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Lampung Barat, Kupastuntas.co - Sejak dua bulan terakhir harga wortel di Kabupaten Lampung Barat anjlok. Hal itu mengakibatkan petani merugi hingga puluhan juta tergantung luas lahan garapan setiap petani.
Wandi, salah satu petani Wortel asal Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit ditemui di lahan garapannya mengatakan harga wortel saat ini hanya 300 sampai 400 rupiah perkilonya.
Padahal terang Wandi, harga wortel biasanya kisaran Rp 1.500 hingga Rp 2.000 bahkan terkadang tembus di angka Rp 4.000 sampai Rp 5.000 perkilo dari petani.
Sedangkan terus Wandi, petani bisa mendapat untung apabila harga wortel di atas Rp 1.000, jika dibawah itu otomatis petani mengalami kerugian tidak mendapat untung.
Ditanya sebab murahnya harga wortel, Wandi menyebut karena masih panen raya sehingga pasokan banyak dan mengakibatkan harga anjlok.
"Seperti biasa, harga murah disebabkan harga pasar dan kondisi di lapangan. Banyaknya masyarakat yang menanam wortel dan panen secara bersamaan masih menjadi faktor," ungkapnya, Selasa (6/4/2021).
"Wortel terpaksa di cabut agar bisa diganti dengan tanaman yang lain, jadi mau tidak mau ya harus di cabut. Rencananya mau di tanami kol karena panen kali ini tidak balik modal sama sekali," keluh Wandi disela mencabut wortel. (*)
Video KUPAS TV : PELATIHAN SULAM USUS DAN TAPIS LAMPUNG TINGKATKAN PENDAPATAN IBU-IBU
Berita Lainnya
-
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026 -
Dikeluhkan Warga, Camat BNS Pastikan Sanitasi di Sukajadi Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Mei 2026 -
Sampah Lampung Barat Tembus 127 Ton per Hari, Sebagian Besar Belum Tertangani
Selasa, 12 Mei 2026 -
Proyek Sanitasi di BNS Lambar Diduga Asal Jadi, Warga Keluhkan Air Mati dan Tak Ada Septic Tank
Selasa, 12 Mei 2026








