• Selasa, 13 April 2021

Irigasi P3A 2020 di Lampura Mangkrak, Pengelola: Faktor Hujan

Senin, 05 April 2021 - 14.41 WIB
134

Irigasi P3A 2020 di Lampura yang mangkrak. Foto: Riki/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Penyediaan Air Irigasi melalui Peran Petani Pemakai Air (P3A) di Desa Kemala Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara (Lampura)  anggaran tahun 2020 mangkrak.

Proyek Pemerintah melalui Kementan dalam upaya penguatan kelembagaan petani pemakai air tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan.

Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi P3A irigasi yang ada karena mangkarknya proses pngerjaan sehingga belum dapat dimanfaatkan oleh petani.

Berdasarkan informasi masyarakat, dalam pengerjaan proyek irigasi tersebut tidak ada pemasangan plang proyek sehingga mereka tidak mengetahui siapa dan berapa anggaran pekerjaan itu.

"Kami juga tidak tahu anggarannya, tapi yang jelas dari awal pekerjaan tahun kemaren tidak ada plang proyek dan sampai sekarang belum selesai," ujar warga yang enggan disebutkan namnya, Senin (5/4/2021).

Pantauan Kupastuntas.co di lapangan, kondisi pekerjaan irigasi nampak beberapa bahan beton irigasi masih berserakan dan belum terpasang, dan saluran irigasi yang rusak.

Ketua Pengelola Kegiatan (TPK), Supriyadi membenarkan pekerjaan irigasi tersebut belum selesai dan akan segera dilanjutkan.

"Memang belum selesai, dari target 644 meter panjang irigasi itu sekitar 130 meter belum selesai. Kami sudah membuat perjanjian dengan pendamping dari provinsi untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut," kata Supriyadi.

Dia juga mengatakan, proyek tersebut mangkrak karena faktor cuaca.

"Harusnya sudah selesai tapi karena cuaca hujan, kendaraan untuk membawa material susah masuk lokasi, sehingga banyak pengeluaran tidak terduga" pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : GUBERNUR ARINAL LAUNCHING PROGRAM SMART VILLAGE PROVINSI LAMPUNG!