• Senin, 12 April 2021

Batu Meteorit di Punggur Lamteng Dibeli Warga Bali Senilai Rp300 Juta

Kamis, 01 April 2021 - 14.06 WIB
130

Penampakan batu seberat 2,2 kilogram yang diduga benda langit atau meteor jatuh menimpa genting bagian luar kediaman Muhtajab (60) dan Mujilah (60), warga Dusun V Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur. Foto: Ist.

Lampung Tengah, Kupastuntas.co - Batu Meteorit  seberat 2,2 Kg yang beberapa waktu Lalu jatuh di Kecamatan Punggur menimpa rumah warga di Dusun V Mulyodadi, Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, rupanya telah dibeli warga yang tinggal di Pulau Bali dengan harga Rp 300 Juta.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dusun V Mulyodadi Edi Kurniawan, ia mengatakan batu meteorit yang jatuh beberapa waktu lalu sudah laku terjual.

"Sudah dibeli orang sekitar 20 harian lalu. Pembelinya dari Informasi warga, yang beli bule. Saya kurang paham karena ketika itu sedang tidak di rumah. Katanya dibayar Rp300 juta. Terpaksa diberikan daripada tidak ada yang beli," jelas Edi Kamis (1/4/2021).

Edi menuturkan uang Rp300 juta itu digunakan untuk membangun masjid, menambal jalan yang berlubang, dan pemilik rumah yang tertimpa meteor untuk biaya berobat. 

"Buat bangun masjid sekitar Rp200 juta, menambal jalan yang rusak Rp20 juta, dan pemilik rumah yang tertimpa meteor Rp80 juta. Kalau untuk menambal jalan, batu-batunya sudah dibelikan. Kalau membangun masjid rencananya setelah Lebaran," ungkapnya.

Diketahui warga Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, heboh. Sebongkah batu seberat 2,2 kilogram yang diduga benda langit atau meteor jatuh menimpa genting  bagian luar kediaman Muhtajab (60) dan Mujilah (60), warga Dusun V Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur. 

Batu ini sudah diteliti Itera dan dipastikan meteorit. Fenomena alam yang sempat heboh, di awali Dentuman keras dan petir yang terjadi pada Tanggal (28/1) Kamis pukul 22.30 WIB. (*)

Video KUPAS TV : TOBAT! NAPI TERORIS LAPAS KOTA METRO MENYATAKAN IKRAR SETIA PADA PANCASILA DAN NKRI