• Senin, 12 April 2021

Amankan Perayaan Paskah, Polres Tubaba dan Pringsewu Terjunkan Ratusan Personel

Kamis, 01 April 2021 - 18.22 WIB
32

apel siaga di Mapolres dan diikuti seluruh anggota Polres, Kamis (1/4/2021). Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulang Bawang Barat - Jajaran Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) memperketat pengamanan, terutama menjelang Ibadah Paskah 2021 bagi Nasrani yang akan berlangsung di seluruh Gereja se-Tubaba.

Kabag Ops Polres Tubaba, Kompol Dulhapid, S.Pd, memimpin langsung apel siaga di Mapolres setempat dan diikuti seluruh anggota Polres, Kamis (1/4/2021) sore

Melalui Kompol Dulhafid, S.Pd, Kapolres Tubaba, AKBP Hadi Saepul Rahman menyampaikan, apel sore ini guna persiapan pengamanan dalam rangka ibadah Paskah di gereja-gereja yang ada di Tulang Bawang Barat.

"Secara bersamaan, di Mapolsek juga digelar apel yang dipimpin Kapolsek. Kemudian, mulai nanti malam kita sudah mulai patroli untuk menjaga keamanan dan kenyamanan saudara-saudara kita Nasrani yang sedang melakukan ibadah menjelang hari Paskah," tuturnya.

Terdapat 57 gereja yang ada di Wilayah Kabupaten Tubaba yang seluruhnya akan dijaga. Pengerahan anggota mulai dari personel Polres dan juga seluruh personel di masing-masing Mapolsek.

Anggota kepolisian yang bersiaga di gereja melakukan pemeriksaan bagi warga yang keluar masuk gereja. Termasuk barang bawaan warga juga diperiksa. Kemudian, Anggota juga berkoordinasi dengan Ormas maupun masyarakat sekitar gereja untuk memperketat pengamanan.


Pringsewu

Disisi lain, Polres Pringsewu juga menggelar apel kesiapan pengamanan kegiatan ibadah umat Nasrani dalam rangka memperingati wafat nya Isa Al masih, di lapangan apel Mapolres setempat, Kamis (1/4/2021) sore.

Bertindak selaku pimpinan apel Kapolres Pringsewu, AKBP Hamid Andri Soemantri, dan dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polres, para Kapolsek dan perwira staff serta diikuti oleh seluruh personel yang terlibat dalam pengaman.

Kapolres menuturkan, apel digelar dalam rangka mengecek kesiapan sekaligus memberikan arahan bagi personel yang terlibat dalam pengamanan. Pihaknya menerjunkan 202 personel guna mengamankan di 33 gereja di Kabupaten Pringsewu.

"Proses pengamanan dimulai sore hari ini dan sistem pengamanan terbagi menjadi dua, yakni pengamanan terbuka dan tertutup," ujar Kapolres, usai memimpin apel kesiapan pengaman.

Terkait kejadian aksi teror bom di Makassar dan penyerangan oleh terduga teroris di Mabes Polri, dirinya mengaku sudah melakukan langkah-langkah antisipasi.

"Beberapa langkah antisipasi telah kami lakukan mulai dari penebalan keamanan di perkantoran, tempat ibadah dan penerapan body system bagi personel," ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga sudah memperingatkan kepada seluruh personel untuk lebih meningkatkan kewaspadaan pada saat melaksanakan pengamanan. Serta penerapan Standart Operational Prosedur (SOP) harus benar-benar dilaksanakan saat menjalankan tugas di lapangan.

Namun ia berharap, kejadian aksi teror di Makasar dan Mabes Polri tidak terjadi di wilayah hukum Polres Pringsewu. Ia mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap tenang dan melapor kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya potensi ancaman keamanan.

"Mari kita sama-sama menjaga dan menciptakan situasi Kamtibmas di Pringsewu tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : POLRES LAMSEL BUKA LAYANAN SI GAJAH, WARGA TAK LAGI REPOT URUS SIM DAN SKCK!