• Senin, 12 April 2021

TAJUK - Sambut KBM

Rabu, 31 Maret 2021 - 08.40 WIB
101

Tajuk. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co - Pembelajaran secara dalam jaringan bagi siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan sudah berlangsung lama.

Banyak fenomena yang terjadi mulai dari rasa jenuh pada siswa, sibuknya orang tua mengajari anaknya di rumah, hingga sempat adanya polemik biaya kuota internet untuk belajar secara daring.

Namun hal ini terpaksa dilakukan guna menghindari penyebaran pandemi Covid-19 di lingkungan pendidikan baik bagi tenaga pengajar maupun bagi siswanya sendiri.

Pemerintah tak ingin mengambil risiko dari pandemi ini, dan tak ingin banyak generasi penerus bangsa yang terpapar virus mematikan ini. Sehingga langkah-langkah strategis pun dilakukan.

Baca juga : Proyek Flying Fox Metro Mangkrak (Bagian II), Walikota Turunkan Tim Penilai, DPRD: Kualitasnya Kurang Baik

Dengan berjalannya vaksinasi Covid-19 kepada pelayan publik termasuk tenaga pengajar, penyebaran Covid-19 diharapkan bisa terkendali dengan baik dan tak lagi meluas dari sebelumnya.

Vasksinasi sebagai bentuk ikhtiar dalam rangka memutus mata rantai pentebaran Covid-19 serta ikut mensukseskan program yang digalakkan oleh pemerintah pusat.

Proses vaksinasi dinilai memberikan dampak yang positif, sehingga Satuan pendidikan di Provinsi Lampung yang akan menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka mulai Juli 2021 mendatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memperpanjang pembelajaran siswa sekolah secara daring sampai dengan 10 Juli 2021 mendatang.

Hal itu sesuai surat edaran Walikota Bandar Lampung Nomor: 420/ 475 /III.01/2021, tentang perpanjangan proses kegiatan pembelajaran semester II tahun ajaran 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19, yang ditandatangani langsung Walikota Eva Dwiana, Senin (29/3/2021).

Rencana penerapan KBM tatap muka tidak perlu mendapatkan rekomendasi atau izin dari gugus tugas penanganan Covid-19.

Sebelum digelar pembelajaran tatap muka, tim verifikasi akan melakukan simulasi dan turun kelapangan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan telah menerapkan protokol kesehatan serta sarana pendukung lainnya.

Simulasi untuk Juli nanti, tim yang sudah dibuat Dinas Pendidikan khususnya untuk tingkat SMA/SMK akan turun lagi ke lapangan memastikan setiap sekolah masih tetap menerapkan prokes.

Saat ini, tenaga pendidik juga sedang mengikuti vaksinasi Covid-19. Jumlah tenaga pendidik di Bandar Lampung yang sudah vaksinasi sebanyak 2.800 orang. Vaksinasi masih terus dilakukan pada setiap hari Sabtu di SMAN 2 Bandar Lampung.

Apa lagi diketahui, saat ini hanya tersisa lima daerah yang masih berada di zona oranye penyebaran Covid-19. Hal ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik.

Diharapkan penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung dapat makin terkendali dengan baik sehingga semua daerah kembali menjadi zona hijau sehingga tak ada lagi penyebaran Covid-19 di Lampung. (*)

Video KUPAS TV : JALAN AMBLAS, AIR SUNGAI BANJIRI RUMAH WARGA BANDAR LAMPUNG