Jembatan Penghubung di Jalan Pajajaran yang Ambruk Mulai Dibenahi
Terlihat petugas membenahi kondisi jembatan penghubung tersebut yang hingga kini masih belum bisa dilalui,Rabu, (24/3/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Jembatan yang terletak di jalan Pajajaran yang merupakan akses penghubung antar Kelurahan Jagabaya II dan Kelurahan Gunung Sulah, Way Halim Bandar Lampung terputus, pada Senin (22/3/2021) sore mulai dibenahi.
Adapun penyebab ambruknya jembatan tersebut diduga akibat hujan deras dan tak kuat menahan terjangan derasnya arus Kali Gunungsulah.
Hingga saat ini Rabu, (24/3/2021) terlihat petugas membenahi kondisi jembatan penghubung tersebut yang hingga kini masih belum bisa dilalui. Tidak hanya itu sambungan pipa milik air minum juga ikut terputus, sementara air dari pipa tersebut masih terus mengalir.
Warga setempat juga memberikan sejumlah rambu penanda rekayasa lalu-lintas untuk mengondisikan lokasi. Seperti menggunakan tali, kursi dan beberapa kayu.
"Kemarin baru perapian dan pengondisian reruntuhan dengan menggunakan pengeruk tanah, agar aliran air sungai tetap lancar," ujar Wastam, ketua RT 8 Lingkungan 2 Jagabaya II.
Selain akibat curah hujan, faktor usia juga sebagai pendukung penyebab ambrolnya jembatan tersebut.
"Jembatan itu dibuat sejak tahun 1985, jadi kontruksi bangunannya sudah lama sekali sehingga tidak bisa menahan apabila kali Gunungsulah meluap," kata Karyono (55) warga setempat.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengaku akan segera untuk menyambungkan jembatan, supaya bisa dilalui warga. "Namanya curah hujan tinggi, apalagi itukan, tapi nanti akan segera kita perbaiki," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari Driver Ojol di Bandar Lampung
Rabu, 31 Desember 2025 -
Driver Ojol Jadi Korban Tabrak Lari di Bandar Lampung, Kini Berjuang Pulih dan Cari Keadilan
Rabu, 31 Desember 2025 -
Libur Nataru, 39 Penumpang Tertinggal Kereta di Lampung Akibat Datang Terlambat
Rabu, 31 Desember 2025 -
UMK Bandar Lampung 2026 Naik Jadi Rp3,49 Juta, Tertinggi se-Lampung
Rabu, 31 Desember 2025









