Baru 7 Penyitas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen di PMI Lampung
Kepala UTD PMI Lampung, dr Aditya M Biomed. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuuntas.co, Bandar Lampung - Sejak dibukanya pelayanan pada 1 Maret bagi penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasma konvalesen, guna membantu pasien positif yang masih dirawat di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung, hingga hari ini, Minggu (14/3/2021), baru 7 Penyitas yang dapat mendonorkan plasmanya.
"Sudah ada 25 orang yang mendaftar, tapi yang bisa diambil plasmanya baru 7 orang," ujar Kepala UTD PMI Lampung, dr Aditya M Biomed, saat dihubungi kupastuntas.co.
Dari 7 orang penyitas Covid-19 tersebut, plasma yang diperoleh juga sebanyak 7 kantong. Diakuinya, memang tidak mudah bagi penyitas yang ingin mendonorkan plasma, karena ada tahapan-tahapan pengecekan oleh petugas.
"Susah ternyata. Tidak semua penyitas Covid-19 dapat mendonorkan plasmanya," lanjut dr Aditya.
Baca juga : Penjelasan Tak Semua Penyitas Covid-19 Dapat Donorkan Plasma Konvalesen
Sementara, beberapa hari lalu kebetulan pihaknya diminta oleh 2 orang pasien dimana satu di Rumah Sakit Urip Sumoharjo dan satu lagi Rumah Sakit Hermina Lampung.
"Tapi kedua pasien itu mintanya AB. Karena stok kita tidak ada yang golongan darah itu, jadi kita minta pengajuan lagi ke Jakarta," terangnya.
Aditya menambahkan, selama ini bagi pasien yang membutuhkan plasma (AB) tersebut, tidak ada kejelasan berapa lama waktu memperoleh plasmanya. Hal itu dikarenakan jika tak ada stok di PMI Lampung, maka untuk memperoleh plasma harus pengajuan terlebih dahulu ke Jakarta.
"Kita mengantri karena di Jakarta sendiri pastinya mendahulukan orang sana. Tapi yang kita minta itu datang, namun waktunya itu tadi yang tidak menentu," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : RIBUAN WARGA LANJUT USIA DI LAMPUNG MULAI DISUNTIK VAKSIN COVID-19
Berita Lainnya
-
55 Tahun Toyota Ada untuk Indonesia: Toyota Luncurkan Berbagai Lini Hybrid EV Terbaru yang Semakin Terjangkau di IIMS 2026
Rabu, 11 Februari 2026 -
Forum DAS Lampung Targetkan Rehabilitasi 300 Ribu Hektare Lahan Kritis dalam 5 Tahun
Rabu, 11 Februari 2026 -
Jam Kerja ASN Bandar Lampung Dipangkas Selama Ramadan, Pulang Pukul 15.00 WIB
Rabu, 11 Februari 2026 -
Pemprov Lampung Kebut 62 Paket Jalan, DPRD Tekankan Spesifikasi dan Kualitas Harus Dijaga
Rabu, 11 Februari 2026









