131 Hektar Lahan Sawit Milik Warga Lamsel Dapat Bantuan Peremajaan, Cek Syaratnya
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Bibit Purwanto, saat memberikan keterangan, Sabtu (13/03/2021). Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seluas 131 hektare lahan kelapa sawit milik warga di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mendapatkan bantuan peremajaan dari program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari Pemerintah Pusat.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Bibit Purwanto kepada Kupastuntas.co, saat dimintai keterangan terkait Program PSR, Sabtu (13/03/2021).
Dia mengatakan, lahan kelapa sawit milik masyarakat tersebut akan mendapatkan bantuan peremajaan senilai Rp20-30 juta per hektare.
"Sebenarnya target kita 500 hektar. Tapi karena ini baru pertama, jadi terealisasi baru 131 hektar," kata Bibit.
Bibit menjelaskan, adapun syarat program PSR tersebut adalah lahan kelapa sawit sudah produktif dan status kepemilikannya memang milik masyarakat.
"Sebenarnya luas lahan sawit kita, tapi banyak yang masih belum waktunya peremajaan dan juga punya perusahaan, bukan masyarakat," jelasnya.
Bibit menambahkan, saat ini program tersebut sudah mulai tahap tumbang picing pohon kelapa sawit, dan dimungkinkan pada Agustus 2021 mendatang akan mulai dilakukan penanaman.
"Pengajuannya tahun lalu, realisasinya tahun ini. Itu karena prosesnya panjang," pungkasnya.
Peremajaan Kelapa Sawit merupakan program untuk membantu rakyat dalam memperbaharui perkebunan kelapa sawit, dengan tujuan masyarakat, khususnya Lampung Selatan dapat menghasilkan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan berkualitas. (*)
Video KUPAS TV : PABRIK PENGOLAHAN SABUT KELAPA DI LAMPUNG SELATAN TERBAKAR
Berita Lainnya
-
Korlantas Turun ke Bakauheni, Siapkan Pelabuhan Tambahan Antisipasi Lonjakan Pemudik
Kamis, 26 Februari 2026 -
Parkir MPP Lampung Selatan Dipungut Biaya untuk Pegawai, Kadis Protes Kebijakan BUMD
Selasa, 24 Februari 2026 -
Lampaui Target! Investasi Lampung Selatan 2025 Tembus Rp 3,04 Triliun, Kalianda Dibidik Jadi Kawasan Pariwisata Premium
Selasa, 24 Februari 2026 -
Gelombang Kritik Mahasiswa, Pengamat Minta Pemkab Lampung Selatan Buka Dialog
Selasa, 24 Februari 2026









