Puluhan Pegawai Kejari Metro Jalani Vaksinasi Covid-19
![](https://kupastuntas.co/uploads/posts/puluhan-pegawai-kejari-metro-jalani-vaksinasi-covi_20210312144034.jpg)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Metro, Virginia Hariztavianne saat disuntik vaksin Sinovac. Foto: Arby/Kupastuntas.co
METRO, Kupastuntas.co - Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro, puluhan pegawai Kejari setempat menjalani vaksinasi Covid-19 tahap II di RSUD Ahmad Yani Metro, Jum'at (12/3/2021).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Metro, Virginia Hariztavianne menyampaikan, sebanyak 50 pegawai Kejari mulai jaksa hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) nya menjalani vaksinasi.
"Vaksinasi ini mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi pandemi covid-19, vaksinasi terhadap ASN dalam lingkup Kejari Metro, yang meliputi para kepala seksi, kasubagbin, jaksa fungsional dan pegawai honorer. Totalnya 50 orang yang mengikuti vaksinasi covid-19," ujarnya.
Wanita yang juga merupakan mantan Koordinator pada Kejati Banten itu juga mengatakan bahwa vaksinasi merupakan upaya efektif untuk memutus penyebaran Covid-19.
"Vaksinasi dilakukan untuk melengkapi upaya pencegahan covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumuman," kata dia.
Diketahui, vaksinasi puluhan pegawai Kejari Metro itu dilakukan di RSUD Ahmad Yani Kota setempat. Penyuntikan vaksin Sinovac itu berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.40 WIB dengan dipantau langsung oleh Plt. Direktur RSUD Ahmad Yani Kota Metro, dr. Fitria Agustina, para dokter dan perawat tim Vaksinasi Sinovac Kota Metro. (*)
Video KUPAS TV : BUS ROSALIA INDAH MOGOK DI BYPASS, MACET RATUSAN METER
Berita Lainnya
-
Lima Kecelakaan Terjadi di Metro Lampung, Satu Korban Tewas
Rabu, 05 Februari 2025 -
Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Pembunuhan di Metro Lampung, Dua Masih Buron
Rabu, 05 Februari 2025 -
Ada 117 Kasus DBD Dalam Sebulan, Sejumlah Wilayah Metro Lampung di Fogging
Selasa, 04 Februari 2025 -
Pengamat: Kepemimpinan Wahdi-Qomaru Tinggalkan Banyak PR Belum Terselesaikan
Senin, 03 Februari 2025