Massa KRLUPB Lakukan Aksi di Depan Kantor Bawaslu Lampung
massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), melakukan aksi di depan kantor Bawaslu Lampung, Senin (8/3/2021).
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Belasan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), melakukan aksi di depan kantor Bawaslu Lampung, Senin (8/3/2021).
Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan kepada KRLUPB yang sedang melakukan sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melawan Bawaslu Lampung, yang digelar secara dalam jaringan (Daring).
Dimana sebelumnya KRLUPB mengadukan Bawaslu Lampung dengan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggaran pemilu atas putusan Bawaslu Lampung yang mendiskualifikasi Paslon 03 Eva Dwiana-Deddy Amarullah.
Dari pantauan di lokasi, masa aksi membawa kertas bertuliskan polisi dan kejaksaan periksa harga kekayaan tujuh komisioner Bawaslu Lampung. Kemudian ada juga DKPP Ayo pecat Bawaslu Lampung yang telah menzolimi pemilu di Bandar Lampung.
Selain itu, masa aksi juga memakai topeng ketujuh Komesioner Bawaslu Lampung.
Simpatisan KRLUPB, Eman Hendra mengatakan dengan adanya aksi ini DKPP agar dapat memecat Bawaslu Lampung dan tidak memberikan kesempatan untuk menjadi penyelenggara pemilu.
"Harapan kita setelah ini dipecat tujuh komisioner Bawaslu Lampung. Sehingga dapat digantikan dengan komisioner baru yang betul-betul bisa netral, dalam melakukan penyelenggaraan pilkada," kata dia. (*)
Video KUPAS TV : RIBUAN GURU DAN PEGAWAI DISDUKCAPIL BANDAR LAMPUNG MULAI DIVAKSIN
Berita Lainnya
-
55 Tahun Toyota Ada untuk Indonesia: Toyota Luncurkan Berbagai Lini Hybrid EV Terbaru yang Semakin Terjangkau di IIMS 2026
Rabu, 11 Februari 2026 -
Forum DAS Lampung Targetkan Rehabilitasi 300 Ribu Hektare Lahan Kritis dalam 5 Tahun
Rabu, 11 Februari 2026 -
Jam Kerja ASN Bandar Lampung Dipangkas Selama Ramadan, Pulang Pukul 15.00 WIB
Rabu, 11 Februari 2026 -
Pemprov Lampung Kebut 62 Paket Jalan, DPRD Tekankan Spesifikasi dan Kualitas Harus Dijaga
Rabu, 11 Februari 2026









