Giant Kedaton akan Diganti dengan Super Indo
Giant swalayan cabang kedaton Bandar Lampung . Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Giant swalayan cabang kedaton Bandar Lampung akan diganti dengan Superindo Swalayan.
Kepala Store dari Giant cabang Kedaton menanggapi hal ini dengan mengatakan bahwa diskon besar-besaran yang dilakukan store saat ini merupakan instruksi dari Kantor Head Office Giant.
"Diskon dan alat-alat yang dijual itu instruksi dari head office, kami gak bisa konfirmasi apapun selain itu," ungkapnya saat ditemui di Swalayan Giant Kedaton, Kamis (4/3/2021).
Menurut pantauan Kupastuntas.co, saat ini swalayan Giant Kedaton lakukan diskon besar-besaran. Semua produk di swalayan ini diberikan tanda 'semua produk harus habis' dan diskon hingga 40 persen.
Tidak hanya itu, mesin atau aset yang ada juga turut ditawarkan kepada konsumen. Diantaranya troli belanja, freezer atau mesin pendingin, wrapping sealing, mesin marinasi, etalase, kabinet, dan lain-lain.
Sementara itu, tukang parkir swalayan Giant mengatakan Giant cabang Kedaton rencananya akan digantikan dengan Superindo Swalayan.
"Soalnya Superindo udah survey kemarin," ucapnya.
Ia juga mengaku Ia masih tidak tahu mengenai keberlanjutannya bekerja sebagai tukang parkir disana apabila benar nantinya swalayan ini digantikan dengan swalayan yang lain.
"Kalau karyawan sini kurang tau ya Mbak, tapi biasanya Superindo bawa karyawan sendiri. Saya aja nantinya gimana kurang tau nih, tergantung nanti seperti apa," ungkapnya.
Kemudian, Ia menambahkan kemungkinan Giant Swalayan melakukan open sale atau penjualan yaitu sekitar tanggal 4 April 2021.(*)
Video KUPAS TV : KAKAK BERADIK ASAL LAMTENG KOMPAK JADI BANDIT, SATU DITEMBAK POLISI!
Berita Lainnya
-
Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
Kamis, 28 Mei 2026 -
BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
Kamis, 28 Mei 2026 -
Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
Kamis, 28 Mei 2026 -
Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan
Kamis, 28 Mei 2026








