• Minggu, 10 Mei 2026

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Metro dan Polres Resmikan Kampung Tangguh Nusantara

Rabu, 03 Maret 2021 - 14.31 WIB
58

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin saat melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat. Foto: Arby/Kupastuntas.co

METRO, Kupastuntas.co - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Sai Wawai, Pemerintah Kota Metro bersama Polri meresmikan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Ruwa Jurai di Berlangsung di Jalan Lambang Satu, RT 56 RW 05 Kelurahan Metro Kecamatan Metro Pusat, Rabu (3/3/2021).

Program nasional KTN yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia tersebut dinilai mampu dalam mencegah penularan dan penyebaran virus Corona. Dari pantauan media, KTN Kelurahan Metro menyediakan layanan kesehatan dan tempat isolasi khusus bagi warganya.

Selain itu, warga di RW 05 juga memanfaatkan lahan kosong untuk menerapkan urban farming alias pertanian perkotaan. Tak cukup sampai disitu, KTN tersebut juga memanfaatkan rawa yang disulap menjadi kolam ikan untuk kebutuhan warga sekitar.

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin berharap, program KTN dengan pendampingan Polri dapat merata di 22 Kelurahan yang ada di Kota setempat. Menurutnya, KTN telah sesuai sebagai program penanggulangan Covid-19 dan dampaknya.

"Harapan kita di setiap kelurahan di metro ada kampung tangguh mandiri. Kita mulai semua pemberdayaannya dari masyarakat, tentu masyarakat juga sadar bahwa masalah Covid-19 adalah masalah kita bersama. Kita sebagai pemerintah, kita harus mendukung sepenuhnya," ucap Wahdi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati mengungkapkan bahwa, Kelurahan Metro merupakan KTN ke 9 yang telah diresmikan. Pihaknya menargetkan, hingga akhir Maret seluruh Kelurahan di Metro menjadi KTN.

"Ini adalah KTN ke 9 yang telah diresmikan, kita terus berupaya untuk menjadikan 22 Kelurahan tangguh. Dalam minggu ini kita juga akan meresmikan tiga kelurahan tangguh lagi. Ini semua telah dalam proses peresmian, target kita sampai akhir Maret semua selesai, 22 kelurahan menjadi kampung tangguh semua," bebernya.

Kapolres juga menjelaskan, konsep kelurahan tangguh yang sebelumnya digagas untuk penanggulangan Covid-19 juga diharapkan mampu berkembang dan konsisten dalam kemandirian.

"Konsep kelurahan tangguh ini memang awalannya adalah untuk pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Jika embrionya sudah terbentuk, nantinya masyarakat sudah memiliki kesadaran. Yang kita perlukan adalah konsentrasinya, sehingga kita akan melakukan beragam pembinaan. Baik dari Kodim, Pemkot dan Sat Binmas Polres Metro. Ini support semua pihak," tandasnya. (*)

Editor :