• Senin, 31 Maret 2025

Tak Ada Pondasi, Tanggul Embung Senilai 190 juta di Waringinsari Timur Jebol

Kamis, 18 Februari 2021 - 16.52 WIB
336

Tanggul bangunan waduk kecil (embung) yang Jebol. Foto: Rifaldi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Baru tiga bulan dibangun, Tanggul bangunan waduk kecil (embung) milik Pemerintah senilai sekitar Rp190 juta, yang digunakan untuk perairan Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, sudah Jebol.

Ketua RT 23 dusun VII Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Solehudin (45) mengatakan, embung ini untuk penampungan air di kala hujan turun. "Dibangun Akhir tahun 2020 kemarin," kata Solehudin, Kamis (18/2/2021).

Solehudin menjelaskan, tanggul embung itu jebol baru setengah bulan yang lalu, diduga karena turunnya hujan deras dalam hampir sehari. Sehingga air embung itu tidak kuat menampung.

"Memang di skema gambar embung ini tidak ada beton nya. Ada beton hanya untuk membungkus paralon pembuangan air saja. Sedangkan untuk bendungan nya memang tidak ada beton hanya timbunan tanah saja," ujar Solehudin.


Menurut Solehudin, embung ini kurang layak jika hanya timbunan tanah saja, karena hampir satu dusun masuk sini semua airnya. "Jika ada beton atau pemasangan batu untuk pondasi, embung ini tidak jebol lagi," lanjutnya.

Menurut Solehudin, rencana tanggul embung dibangun untuk pengairan petani sayur, dan perencanaan tempat pemelihara ikan guna untuk wisata pemancingan masyarakat pemuda. "Selama ini, petani untuk mendapatkan air harus membeli atau menunggu air hujan," terangnya.

Ia berharap, tanggul embung ini cepat diperbaiki kembali seperti semula supaya bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Sementara Kabid Pengairan dinas PUPR Kabupaten Pringsewu, Judy Muljana mengatakan, memang kalau provinsi membangun tidak pernah konfirmasi ke kita. Biasanya pihak Provinsi langsung konfirmasi ke P3A.

"Jadi, mungkin kalau Tahun 2020 Kabupaten Pringsewu tidak ada keterlibatan di situ atau pun kegiatan kesana," ucap Judy.

Menurut Judy, kemungkinan yang sering membuat seperti itu dinas pertanian atau pihak provinsi. "Nanti, coba saya konfirmasi dengan pihak provinsi terkait embung di Waringinsari Timur," pungkas Judy. (*)


Video KUPAS TV : RS URIP SUMOHARJO DIDUGA BUANG LIMBAH BERBAHAYA DI TPA BAKUNG (BAGIAN 1)